HMINEWS – Warga Yogyakarta menggelar doa bersama untuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Mereka memanjatkan doa agar Presiden sadar dan insaf atas tindakannya yang dinilai masyarakat tak adil. Aksi itu bersamaan dengan kedatangan Kepala Negara ke kota gudeg tersebut, Selasa (12/7).

Warga menilai Presiden tak adil pada masyarakat. Satu di antaranya mengenai keistimewaan Yogyakarta yang terancam diberanguskan perubahan konstitusi.

Aksi Kawula Ngayogyokarto Hadiningrat berlangsung di sebelah utara alun-alun Yogyakarta. Aksi berlanjut  ke depan Gedung Agung, tempat Presiden menginap.

Semula mereka akan berdoa sambil mengelilingi gedung. Tapi polisi setempat tak mengizinkan rencana itu. Lantaran aksi tersebut, polisi memperketat pengawalan dan pengamanan kunjungan Presiden.[]ian/metronews