HMINEWS – Kader Partai Demokrat kembali masuk daftar tersangka korupsi. Suatu hal yang tentu berbanding terbalik dengan slogan ´katakan tidak pada korupsi´ yang selama ini dikumandangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selaku ketua Dewan Pembina partai.

Pasalnya, salah satu kader partai yang juga Ketua DPD Demokrat Bengkulu Murman Effendi resmi dijadikan tersangka kasus dugaan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Setelah melakukan penyelidikan, KPK menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan ME, Bupati Seluma 2010-2011 sebagai tersangka,” ujar Juru Bicara KPK, Johan Budi, di Gedung KPK, Jakarta, beberapa waktu lalu

KPK menetapkan Murman Effendi sebagai tersangka selaku Bupati Seluma, Bengkulu. Johan menyebut, Murman terlibat kasus korupsi dalam penyusunan Perda nomor 12 tahun 2010 tentang infrastruktur jalan.

Murman diduga menerima suap dalam penyusunan Perda nomor 12 tahun 2010 tentang Pengikatan Dana Anggaran Pembangunan Infrastruktur Peningkatan Jalan dengan Konstruksi Hotmix dan Jembatan.

“Yang bersangkutan kita jerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a dan atau b dan atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tipikor,” kata Johan.

Terkait kasus ini, KPK diketahui sudah memeriksa belasan anggota DPRD setempat sebagai saksi. Tak ketinggalan, Murman juga pernah ikut diperiksa oleh KPK. “Kemungkinan bisa berkembang. Hari ini baru satu tersangka,” ujarnya.(Ian/PO)