HMINEWS – Tampilnya Muhammad Nazaruddin, mantan bendahara umum Partai Demokrat di Metro TV secara live dalam wawancara via sambungan telepon degan Muhammad Nazaruddin seolah sedang ‘menampar’ Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat. Nazaruddin layaknya ‘burung Nazar’ yang melayang – layang menyambar ‘bangkai’ yang disimpan oleh Partai Demokrat dan berusaha ditutupi oleh semua orang di PArtai Demokrat mulai dari pucuk hingga yang paling bawah.

Pasalnya sebelumnya dengan lantang SBY yang didampingi oleh Anas Urbaningrum menuding media tidak fair dan mengambil sumber yang tidak valid dengan mengangkat isi BBM yang belum jelas sumbernya siapa. Dalam penampilannya yang terbaru terkait dengan Nazaruddin, SBY mengatakan menyayangkan sikap media dalam pemberitaan terkait Nazaruddin. Hal itu dikatakan SBY dalam jumpa pers yang digelar di kediaman pribadi SBY, Kompleks Cikeas, Bogor, Senin (11/7) malam WIB. Padahal keberadaan Nazaruddin sendiri kata SBY, masih belum diketahui dan menjadi buron aparat penegak hukum. Dengan demikian, jelas SBY lagi, Nazaruddin tidak bisa dikonfirmasi keberadaannya.

Hari ini, Selasa (19/07), justru Nazaruddin sendiri yang dengan lantang mengulang ucapannya di BBM dan bahkan mempertegas dengan menyebut Anas Urbaningrum sebagai dalang dari kasus suap dan aliran dana proyek Wisma Atlet. Bukan hanya itu, Anas juga dikatakan merupakan pemilik dari PT. Anugerah Nusantara dan dirinya hanyalah petugas pelaksana. Lebih parah lagi, istri Anas dikatakan turut terlibat dalam sejumlah proyek yang berujung pada aliran dana ke kantong Partai Demokrat dan Anas Urbaningrum.

Nazar dengan terang juga menyebut bahwa kemenangan Anas Urbaningrum dimotori dengan pembagian uang yang dilakukan kepada DPC dan peserta Kongres yang sumbernya dari proyek-proyek BUMN yang dikerjakan oleh perusahaan – perusahaan yang terhubung atau dimiliki oleh Kader Partai Demokrat. Dan semuanya cenderung berbau korupsi, kolusi dan suap !.

Hingga saat ini tidak ada pernyataan dari Istana maupun Cikeas terkait pernyataan terbaru Nazaruddin tersebut. Namun secara langsung, Nazaruddin telah menegaskan, bahwa iua bertanggung jawab penuh terhadap semua BBM dan ucapan yang dilontarkannya di televisi. Lebih jauh , Nazar bahkan mengaku memiliki bukti – bukti pendukung mengenai itu semua.[]seruu/ian