HMINEWS – Terdakwa kasus mafia pajak, Gayus Halomoan Tambunan hingga mantan bendahara umum partai Demokrat, Muhammad Nazarudin ternyata menjadi bahan pembacaan puisi bertajuk ‘Meneropong Indonesia Lewat Puisi.’

“Negeriku kamu liat orang yang pakai wig dan kacamata yang katanya mengurusi sekaligus ngapusi pajak,” itulah cuplikan puisi yang dibacakan oleh Rizal Ramli di Restoran Goda Gado, kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (17/7).

Meski tak menyebutkan secara langsung, siapa pun yang mendengar puisi tersebut langsung teringat sosok Gayus Tambunan dengan wig dan kaca mata hitam yang tertangkap kamera saat tengah menonton pertandingan tenis di Bali tahun lalu.

Tak hanya itu saja, puisi berjudul ‘Au Ah Elap’ itu juga sempat menyinggung nama mantan bendahara Partai Demokrat, M. Nazarudin.

“Negeriku apakah kamu kenal sama anak dari partai itu yang katanya jago tender dan pandai bagi-bagi lalu lari ke luar negeri sambil main sms dan bbm,” imbuhnya.

Menariknya, dalam puisi yang dibacakan Rizal, mantan menteri koordinator perekonomian era Gus Dur itu juga kembali mempertanyakan kalau semua yang ia ungkapkan belum tentu benar.

“Tapi kamu yakin begitu, karena itu cuma katanya-katanya. Fakta hukum gak bisa kata-katanya,” cetusnya.

Usut punya usut ternyata puisi yang cukup menggelitik itu dibuat oleh seniman yang juga pendiri Partai Demokrat, Sis NS.

“Ya itu saya yang bikin. Orangnya yang semuanya keluar negeri gak ada kabarnya,” terang Sis yang malam ini menjadi tuan rumah pembacaan puisi ini.

Bahkan dalam puisinya sis juga menyebut kalau mereka yantg telah lari ke luar negeri memang atlet lari cepat karena lebih cepat lari sebelum dicekal.[]MI/ian