HMINEWS – Kasus pencemaran nama baik RS Omni Internasional Serpong yang menjerat Prita Mulya Sari pertama kali mencuat pada tahun 2009. Di saat kasusnya sedang ramai dibicarakan dukungan dari masyarakat pun langsung mengalir ketika itu.

Bahkan, dukungan untuk kebebasan Prita pada waktu itu juga disampaikan secara langsung oleh mantan presiden Megawati Soekarnoputri.

Kini, saat putusan kasasi MA kembali dijatuhkan kepadanya, Prita pun mengungkapkan keinginannya agar putri proklamator Bung Karno itu memberikan dukungan moral terhadap dirinya.

“Bagaimanapun juga saya tetap mengharapkan doanya, karena ini bagian dari rakyat Indonesia yang sedang menghadapi musibah. Jadi saya tetap mengharapkan doa dari beliau (Megawati),”kata Prita usai rapat dengar pendapat umum dengan Komisi 3 DPR di gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (12/7/2011).

Hingga kini, Prita sendiri belum ada rencana untuk bertemu dengan Megawati Soekarnoputri untuk menyampaikan kasus yang dihadapinya. “Kalau bertemu, saya belum tahu,”ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Prita mengungkapkan bahwa kasus yang menimpanya ini telah berpengaruh terhadap psikologi anak-anaknya. “Ada dampaknya dan mereka gelisah ketika saya ada pikiran pasti ada hubungan batin,”ungkapnya.

Meski demikian, dia dan suaminya telah mempunyai komitmen agar kasus ini tidak berdampak pada aktivitas anak-anaknya. “Sebisa mungkin saya berikan kasih sayang dengan perhatian seperti biasa,”imbuhnya.

Prita optimis kasus yang menjerat dirinya dapat selesai. “Insya Allah bisa dilewati,” pungkasnya.[]Oz/ian