HMINEWS – Siapa sebenarnya identitas “Ibu Artis” dan “Pak Bali” yang disebut dalam salinan komunikasi BlackBerry Messenger antara Nazaruddin dan Mindo Rosalina Manullang?

Misteri identitas keduanya pun terkuak. Kepada Tempo yang menghubunginya, Nazaruddin mengakui keduanya adalah kolega sesama kader Partai Demokrat. “Ibu Artis itu Angelina, Pak Bali itu Wayan Koster,” kata Nazar dalam pesan tertulisnya yang diterima Tempo, Rabu pagi, 13 Juli 2011.

Dalam penjelasannya, Nazaruddin menyebut istilah itu berasal dari Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. ” Jadi istilah atau julukan itu Anas yang kasih,” kata Nazaruddin.

Sayangnya, Nazaruddin menolak menjawab ataupun mengomentari soal percakapan antara dirinya dengan Mindo Rosalina Manullang melalui BlackBerry Messenger. Nazaruddin hanya mengatakan, julukan Bu Artis dan Pak Bali diberikan sejak 2010 hingga sekarang. “Keduanya juga tahu mendapat julukan itu,” ujar Nazar lagi.

Dua istilah atau julukan nama itulah yang disebut dalam percakapan BlackBerry Messenger antara Rosalina dan Nazaruddin pada 12 November 2010 yang dokumen salinannya dimiliki Tempo. Dalam percakapan itu, disebutkan juga sejumlah proyek yang mereka garap. Salah satunya adalah proyek di Kementerian Pendidikan Nasional.

“Saya udah minta ke Bu Artis sama Pak Bali. The North Sumatera University Hospital of Sumatera Utara University Project 116,689,796,996,” ujar Rosa.

Sebelumnya, Nazar yang meminta bawahannya di PT Anak Negeri itu untuk menanyakan proyek di USU kepada Ibu Artis. “USU masak kosong, ngomong sama artis dong,” kata Nazaruddin.

Begitu Rosa balik bertanya begitu, Nazar menjawab singkat. “Ambil saja,” katanya.

Komunikasi keduanya dilakukan tidak lama setelah Rosa mendapat banyak telepon dari banyak rektor yang mengaku hanya mendapat jatah sedikit-sedikit.

Tempo menelusuri nomor PIN BlackBerry yang dipakai dalam percakapan itu adalah nomor yang sama yang selama ini dipakai Nazaruddin.

Seperti diketahui, bekas Bendahara Umum Partai Demokrat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games di Palembang. Rosa sendiri adalah satu dari sejumlah terdakwa yang segera menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Nazaruddin sendiri sejak 23 Mei 2011 pergi dari Indonesia. Selama beberapa pekan bersembunyi di Singapura, Nazaruddin dikabarkan telah meninggalkan negeri itu sejak 20 Juni lalu. Imigrasi mengendus jejaknya ada di Vietnam, Kuala Lumpur, juga Guang Zhou, Cina.

Sudah lama Nazaruddin menyeret sejumlah nama dalam proyek-proyek di kementerian yang dia garap. Namun, semua nama yang dia sebut sudah membantah terkait Nazaruddin.

Dihubungi terpisah, Angelina Sondakh membantah sebutan Ibu Artis, seperti yang diakui Nazaruddin. Ia balik meminta Nazaruddin balik ke Indonesia dan menantang pembuktiannya ke KPK dan Pengadilan. “Sudahlah, lebih baik Nazaruddin pulang dan membuktikan tuduhan,” kata Angelina kepada Tempo. “Jadi, saya tak pernah disebut Bu Artis. Semua memanggil saya Angie.”

Angie sendiri tak mau mengomentari istilah-istilah ini. “Saya nggak mau menanggapi BBM orang lain, apalagi percakapan orang lain. Itu bukan urusan saya mencampuri urusan mereka,” ujarnya. Adapun Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum hingga berita ini diturunkan belum menjawab telepon atau pesan pendek Tempo.

Istilah Gaul Nazaruddin dan Rosalina

Bahasa slank dan bahasa SMS bukan monopoli anak muda atau alay belaka. Gaya itu juga dipakai oleh Muhammad Nazaruddin dan Mindo Rosalina Manulang, tersangka kasus suap Wisma Atlet SEA Games di Palembang. Dalam dokumen yang dimiliki Tempo, terdapat sejumlah istilah yang biasa dipakai pihak yang bercakap-cakap via pesan singkat itu. Mereka menggunakan istilah seperti “sy” untuk kata saya, “jd” untuk kata “jadi”. Orang mengenalnya sebagai bahasa percakapan BlackBerry Messenger atau SMS.

Selain bahasa alay, Nazaruddin dan Rosa ternyata punya istilah-istilah khusus untuk beberapa nama. Sebutan khusus itu kemungkinan dipakai dengan dua alasan. Pertama, agar lebih akrab. Kedua, untuk merahasiakan orang-orang yang disebut. Salah satu contohnya adalah panggilan “Ibu Artis” yang dipakai Nazaruddin. Dalam pesannya, Nazaruddin pernah berkata, “Kamu ngomong aja sama Ibu Artis.” Entah siapa yang dimaksudkan oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat ini. Di lingkungan partainya, ada banyak artis. Teman-teman Nazaruddin juga banyak dari lingkungan artis.

Sebutan lain adalah “Pak Bali”. Rosalina dalam percakapannya dengan Nazaruddin pernah berujar, “Sudah, baru saja saya marah juga sama Pak Bali.” Siapa Pak Bali? Mungkin pejabat atau politikus asal Bali? Hanya Rosa dan Nazaruddin yang tahu.

Mereka juga menyebutkan istilah “Pesta di Bandung dan Ulang Tahun”. Untuk soal itu, Rosa pernah berkata lewat BlackBerry-nya, “Saya tadi bilang bahwa saya ada kasih 1,5 untuk proses selama pesta di Bandung dan ulang tahun.” Apakah yang dimaksud Rosa ini adalah Kongres Partai Demokrat di Bandung?

Yang juga menjadi teka-teki adalah julukan “Apel Malang”. Dalam dokumen yang didapat Tempo, Rosalina pernah berkata, “Saya bilang buat ulang tahun 500 kilo Apel Malang.” Apakah kata “Apel Malang” ini benar-benar bermakna buah apel ataukah ini merupakan kepanjangan dari sebuah inisial? Lagi-lagi, hanya Rosalina dan Nazaruddin yang tahu.

Inilah julukan untuk teman-teman Nazaruddin:

Ibu Artis
BlackBerry Nazaruddin dengan PIN 216EBxxx : “Kamu ngomong saja sama Ibu Artis”

Pak Bali
BlackBerry Rosalina PIN 256FFxxx : “Udah baru aja saya marah juga sama Pak Bali.”

Pesta di Bandung dan Ulang Tahun
BlackBerry Rosalina PIN 256FFxxx : “Saya tadi bilang bahwa saya ada kasih 1,5 untuk proses selama pesta di Bandung dan ulang tahun.”

150 Kilo Apel Malang
BlackBerry Rosalina PIN 256FFxxx : “Saya bilang buat ulang tahun 500 kilo Apel Malang.”

Sumber: Tempointeraktif.com