HMINEWS – JK School of Government didirikan pekan ini. Apakah itu? Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Kamis (14/6/2011) meresmikan ‘JK School of Government’ sebagai upaya untuk membentuk calon pemimpin yang berkarakter dan berakhlak mulia berlandaskan nilai-nilai agama. Sebuah inspirasi bagi calon pemimpin masa depan.

Pemberian nama ‘JK School of Government’, tak jauh dengan Singapura yang mendirikan Lee Kuan Yew School of Public Policy dan di Harvard, Cambridge, AS ada John F Kennedy School of Government. JK School of Government, merupakan suatu penghargaan kepada Mantan Wakil Presiden Jufuf Kalla yang kreatif, bekerja keras dan memiliki kepemimpinan ditunjang dengan pengalamannya sebagai pengusaha.

Sekolah yang merupakan hasil kerja sama Jurusan Ilmu Pemerintahan UMY dengan JK itu diharapkan mampu membentuk suatu kepemimpinan yang baik, karena seorang pemimpin harus bisa mengelola konflik.

Dalam suatu negara demokrasi, kontribusi signifikan yang bisa diberikan pemimpin dalam pemerintahan, yakni tidak hanya bisa menyelesaikan satu konflik, tetapi beberapa konflik dalam waktu yang relatif singkat.

Sekolah itu diharapkan mampu menjadi institusi terdepan bagi peneliti dan praktisi dalam ilmu pemerintahan di kawasan Asia pada 2025, dan di dunia pada 2035 melalui program penelitian, pertukaran mahasiswa dan dosen, konferensi, dan publikasi.

Rektor UMY Dasron Hamid di Yogyakarta, Rabu menegaskan JK terbukti berkontribusi besar melalui kebijakan publiknya dengan keberhasilannya mengelola konflik, terutama di daerah Aceh, Ambon, dan Poso. JK juga mampu dan tanggap memberikan keputusan dengan tepat dan cepat, serta menunjukkan harga diri dan kebanggaan terhadap bangsa dan negara Indonesia.

Salah satu keprihatinan yang muncul dari Jusuf Kalla tentang pengelolaan bangsa adalah soal anggaran. Iamenyarankan kepada pemerintah agar menekan anggaran subsidi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan memperbesar anggaran pembangunan.

Besarnya anggaran subsidi membuat anggaran pembangunan semakin berkurang. Kondisi infrastruktur yang kurang memadai di daerah membuat ekonomi masyarakat tidak berkembang. “Yang jadi korban petani, akibatnya harga pun naik,” ujar Jusuf Kalla yang akan hadir dalam peresmian ‘JK School of Government’.

Oleh sebab itu, melalui sekolah itu para mahasiswa akan memperoleh wawasan dan pengalaman JK, baik secara nasional maupun internasional. Selain itu, mereka juga akan belajar bahwa suatu pembuatan keputusan yang cepat dan tepat dalam pemerintahan memerlukan perencanaan dan implementasi yang benar. Hal tersebut juga dapat dipelajari dari kepemimpinan JK.