HMINEWS – Sikap dan perilaku Letjen (Purn) Sarwo Edhie Wibowo semasa berdinas aktif di TNI harus bisa ditiru oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Pramono Edhie Wibowo.

Sebagai orang nomor satu di Angkatan Darat (AD), Pramono harus merendah seperti ayahandanya yang lebih senang dekat dengan rakyat dan mahasiswa daripada dekat dengan para cukong.

“Pak Sarwo Edhie dulu dekat dengan rakyat dan mahasiswa, beliau tidak suka dekat-dekat dengan cukong-cukong,” ujar pengamat politik Universitas Paramadina, Herdi Sahrasad, Jumat (1/7).

Menurut Herdi, selain dekat dengar rakyat, Sarwo Edhie juga tak bergaya hidup mewah seperti kebanyakan jenderal pada masa Orde Baru.

“Beliau gaya hidupnya sangat sederhana, rumah pun tak bermewah-mewah. Harta punya tapi tidak berlebihan, beliau sangat membela anak buah dan tegas terhadap pengancam kedaulatan bangsa,” terangnya.

Jika Pramono mampu meniru kepemimpinan ayahandanya, Herdi yakin, Pramono akan mampu mencapai karir lebih tinggi lagi daripada saat ini.

“Pramono beruntung punya sosok ayah yang sangat layak dijadikan teladan bangsa. Jika dia bisa meniru ayahnya pasti karirnya masih bisa menanjak lagi,” ujar Herdi.

Pramono secara resmi dilantik menjadi KSAD menggantikan George Toisutta, Kamis (30/6) di Istana Negara, Jakarta. Sebelum jadi KSAD, Pramono menduduki jabatan sebagai Pangkostrad, Pangdam Siliwangi dan Danjen Kopassus.[]ian/rima