HMINEWS – Pendiri Maarif Institute, Syafii Maarif, mengaku tidak berselera menanggapi keprihatinan SBY terhadap perkembangan politik saat ini yang dinilai SBY sudah tidak sehat. Pasalnya, Buya menilai Indonesia kini tidak lagi mempunyai pimpinan.

“Faktanya, bangsa ini sudah yatim piatu dalam gemerlap demokrasi,  kita tidak lagi punya pemimpin,” ujar Syafii melalui siaran pers yang diterima, Selasa (12/7).

Sementara itu, Direktur Eksekutif Maarif Institute Fajar Riza Ul Haq menilai, SBY harusnya tidak menyalahkan media yang mengutip pernyataan salah satu kadernya M Nazaruddin. Harusnya, SBY perintahkan aparat penegak hukum membuktikan apakah tuduhan itu benar atau tidak.

“Pemerintah SBY tidak perlu sibuk mempersalahkan pers, lebih baik menjawab tuduhan korupsi yang dilemparkan Nazaruddin dengan mendukung penuh langkah serius lembaga penegak hukum untuk mengusutnya. Jika tidak, publik akan mendapati kembali tumpukan pepesan kosong”, ujar dia.

Oleh karena itu, menurut dia, menjadi sangat beralasan jika para tokoh lintas agama mengingatkan publik bahwa absennya kepemimpinan yang kuat dan tegas akan menyeret bangsa ini ke jurang kebangkrutan.[]PO/ian