HMINEWS – Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Wakil Ketua Dewan Pembina Demokrat Marzuki Alie berdiri tegap di belakang Ketua Dewan Pembina Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat SBY menyampaikan keterangan pers di kediamannya di Puri Cikeas Indah, Bogor, Jawa Barat, Senin malam (11/7/2011).

Layaknya ajudan, keduanya berdiri tegap selama jumpa pers itu berlangsung. Tentu bukan tanpa maksud Anas dan Marzuki berdiri di belakang SBY. Dalam bahasa politik, SBY mungkin ingin menunjukkan kepada publik bahwa tidak ada persoalan di antara kedua pimpinan Partai Demokrat itu.

Itu perlu dilakukan karena belakangan ini Marzuki dan Anas kerap diberitakan miring. Sebab Marzuki dianggap ingin melengserkan Anas lewat kongres luar biasa (KLB). Begitupun Anas, ia digosipkan mengincar kursi ketua dewan pembina yang kini dipegang SBY.

Anas tampak santai dan sesekali tersenyum. Ia yang mengenakan kemeja batik biru senada dengan SBY itu tampak tersenyum simpul ketika SBY menyebut namanya dalam jumpa pers itu. Ketika itu, SBY menyatakan bahwa ada gosip Anas ingin merebut posisi ketua dewan pembina. Bibir Anas tampak terbuka, ia tersenyum seolah menegaskan bahwa pemberitaan seperti itu adalah sampah.

Sementara itu, Marzuki tampak tegang. Ia sesekali menarik napas saat SBY menyampaikan tekanan-tekanan dalam pernyataannya. Pandangannya lurus ke depan, namun sesekali juga mencuri pandang kepada SBY. Raut mukanya tidak menunjukkan ekspresi tertentu seperti halnya Anas yang lebih ekspresif.[]Inilah