HMINEWS.COM

 Breaking News

KOHATI Kecewa Berat

June 19
00:54 2011

HMINEWS, Pekanbaru – Giliran KOHATI tampil mendominasi Kongres XXVIII HMI, Pekanbaru, Sabtu (18/6) malam. Pasalnya, pembahasan dalam kongres sampai pada pembahasan KOHATI. KOHATI menuntut Pedoman KOHATI dibahas malam ini juga, meski Ketua Kornas KOHATI, Indra Delli tak bisa hadir.

“Sebelumnya, dalam Pleno III di Surabaya, Yunda Delli (Ketua Kornas KOHATI) pernah menjanjikan akan mengadakan LKK (Lokakarya) KOHATI pasca Pleno III Surabaya waktu itu, namun sampai kongres tiba agenda tersebut tidak terealisasi. Akan tetapi, mengingat mengumpulkan kader dan pengurus KOHATI Cabang Seluruh Indonesia tidaklah gampang, kami sepakat Munas KOHATI dilaksanakan malam ini juga,” tuntut Muslichatus Sholichah Shoffy an-Nur (icha) dari Cabang Jakarta Selatan.

Usulan tersebut diiyakan pengurus-pengurus KOHATI utusan cabang dalam kongres. Sorong, Bogor, Jakarta, Tual, Palopo, Asahan, Yogyakarta dan Semarang.

Namun, dengan banyak pertimbangan, termasuk ketidakhadiran Ketua Kornas KOHATI, draft yang tak lengkap dan mendesaknya waktu, akhirnya Munas dan pembahasan Pedoman KOHATI akhirnya ditunda.

“Ini kekecewaan kami yang kedua kalinya. Dulu, dalam Kongres XXVII, Yogyakarta kejadiannya sama. Sekarang terulang kembali,” ujar Dessi Marissa dari Cabang Bogor.

Menurutnya, meskipun bisa dipaksakan untuk Munas KOHATI malam ini juga, hal itu tak akan maksimal. Sebab, selain ketidakhadiran Ketua Kornas KOHATI, draf yang dipersiapkan jauh dari ideal.

“Sedangkan kita butuh acuan untuk dibahas, akan tetapi yang ada saat ini ada 3 versi draft, sayangnya draft hasil Munas KOHATI dalam Kongres di Yogyakarta dua tahun lalu tak ada yang punya,” lanjutnya.

Karenanya, dari usulan forum, kemungkinan yang bisa terlaksana malam ini atau esok siang hanya pemilihan Ketua KOHATI yang baru, dan pembahasan program kerja serta Munas dilaksnakan di lain waktu yang entah kapan waktunya.

“Maunya kami, Munas dilaksanakan sekarang juga, akan tetapi karena tak mendukung, ya, bagaimana lagi, nanti kita pikirkan,” ujar Ramadani dari Asahan, kecewa. (Fr)

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.