HMINEWS – Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar Akbar Tanjung mengatakan Partainya akan terus melakukan evaluasi dan kajian terhadap hasil survei Lembaga Survei Indonesia belum lama ini yang menunjukkan partai Golkar mengalami penurunan suara.

Hasil kajian akan berujung pada sebuah keputusan, yaitu apakah Golkar masih berada di Sekretariat Gabungan atau tidak. Akbar menilai hasil survei mungkin dipengaruhi posisi Golkar di Setgab. Terdapat pula beberapa faktor lain seperti inkonsistensi Golkar terhadap skandal Bank Century.

“Dulu pada waktu mendukung penuntasan kasus Century, suara Golkar naik,” ucap Akbar usai mengikuti rangkaian acara Hari Lahir Pancasila di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/6). Bila suara terus turun, maka partai berlambang beringin itu tidak akan bisa memenangkan pemilu mendatang.

Oleh karena itu Akbar berharap Golkar membuat kebijakan yang dapat direalisasikan dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Jika tidak, katanya, slogan “Suara Golkar adalah Suara Rakyat” hanya menjadi retorika belaka.

Hasil survei yang dikeluarkan LSI beberapa waktu yang lalu menempatkan Golkar di posisi ketiga, apabila pemilu dilaksanakan saat ini. Partai Demokrat masih unggul dibanding lawan-lawannya. Demokrat mengantongi 18,9 persen suara, PDIP 16,7 persen dan Golkar 12,5 persen.(ian/lip6)