HMINEWS –  Wakil Bendahara Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo, mendesak Partai Demokrat untuk bersikap tegas terhadap kader yang melempar isu dan menuding ada tokoh berinisial “A” tanpa fakta.

Politisi Partai Demokrat, Ramadhan Pohan sempat menuding bahwa ada politisi yang berada di balik kekisruhan di partainya. Inisialnya “A”.

Menurut Bambang, Tudingan tersebut hanya pengalihan isu dari persoalan yang sedang dihadapi internal Partai Demokrat.

“Kalau dia punya fakta, kenapa tidak langsung tunjuk hidung dan laporkan ke pihak berwajib. Itu namanya mencoba menciptakan kambing hitam dan menebar fitnah terhadap politisi yang kebetulan berinisial ‘A’,” kata Bambang dalam keterangannya Sabtu, (4/6/2011)

Bambang menilai , Demokrat saat ini sedang panik. “Jelas tampak mereka masih hijau dalam berpolitik,” ujar anggota Komisi III DPR itu.

Bagi Golkar, lanjut Bambang, masalah yang mereka hadapi adalah urusan internal Demokrat. Sebagai orang luar, menurut Bambang, dia tidak tahu mengenai isu yang tersebar melalui SMS. “Kami tidak tahu soal dana Rp47 triliun. Kami tidak tahu soal Daniel Sparingga, kami juga tdk tahu soal kecurangan 80 juta suara pemilu legislatif dan pemilu presiden. Yang paling tahu adalah orang dalam sendiri,” ujarnya.

Menurut Bambang, segala tudingan yang muncul itu akibat dari saling ancam yang dilakukan para kader Demokrat. “Yang terbaik adalah, kita sebaiknya menjadi penonton yang baik saja. Waktu akan membuktikan, siapa yang bersalah dan siapa yang bersandiwara di antara mereka,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Sekjen Partai Demokrat, Ramadhan Pohan, mengaku gerah dengan ulah politikus tertentu yang telah mengobok-obok partainya. Politikus itu, kata dia, berinisial A. “Saya tidak mau menyebutkan namanya. Yang pasti sudah terlihat jelas. Caranya sangat jelas, dia tidak hanya bicara, tapi action juga,” kata Ramadhan beberapa waktu lalu

Ramadhan menambahkan, politikus itu mencoba mengkerdilkan Partai Demokrat menjelang Pemilu 2014. “Yang dipakai caranya tidak ksatria,” kata Ramadhan.[]ian/VN