HMINEWS.COM

 Breaking News

Kader Demokrat Hancurkan Wibawa Presiden SBY

June 06
10:29 2011

HMINEWS – Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia Ray Rangkuti menilai, pernyataan Wakil Sekjen Partai Demokrat yang menyebutkan ada aktor berinisial Mr A dibelakang kelompok yang hendak menghancurkan Partai Demokrat tidak elegan. Menurutnya, jika tanpa dirinci siapa yang dimaksud sebagai Mr A tersebut, pernyataan Ramadhan sama saja dengan rumor-rumor tentang Demokrat yang santer berkembang akhir-akhir ini.

“Artinya, situasi ini membuat rumor dibalas dengan rumor, isu dibalas isu, dan fitnah dibalas dengan fitnah. Sewajibnya Partai Demokrat secara aktif mempraktekan himbauan Presiden SBY yang sangat menyesalkan munculnya rumor atau fitnah dalam politik Indonesia. Jangan sampai pidato presiden justru mentah karena ulah orang-orang dalam Partai Demokrat sendiri,” ujar Ray kepada Kompas.com, Rabu (1/6/2011).

Ray menambahkan, karena semua proses penyelidikan terhadap isu-isu tersebut sedang berlangsung, sebaiknya pengurus Partai Demokrat dapat menahan diri dari berbagai pernyataan-pernyataan juga yang bersifat rumor. Jika para kader Partai Demokrat telah mengetahui dalang dibalik isu-isu yang berkembang saat ini, lanjutnya, seharusnya Demokrat dapat melaporkannya kepada penegak hukum.

“Lebih dari itu ungkapan-ungkapan yang menyebut bahwa si A atau mungkin si B yang jadi dalang sangat tidak bertanggungjawab. Sebab hanya proses penyidikan oleh aparatlah yang dapat memastikan apakah seseorang melakukan kejahatan atau tidak,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Ray, penyebutan inisial Mr A juga dapat berdampak teror bagi politisi lain yang kebetulan mempunyai nama dengan awalan A. “Oleh karena itu, daripada menjadi rumor lanjutan, sebaiknya Partai Demokrat melaporkan yang bersangkutan atau jika tidak menempuh jalan ini lebih baik diam. Mulailah imbauan berpolitik santun itu dari dalam Demokrat sendiri,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Sekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan menyebutkan ada seseorang berinisial Mr A yang ingin menghancurkan partainya. Dia mengatakan, Mr A adalah politikus lama, tetapi merupakan orang baru dalam isu-isu politik belakangan ini. Akan tetapi, Ramadhan tidak menjelaskan secara rinci indikasi-indikasi lebih lanjut mengenai serangan Mr A tersebut ke partainya.

“Kami menyesalkan, Partai Demokrat tidak pernah menzolimi partai lain. Kami enggak pernah mengintervensi partai lain. Tapi, kebalikannya, sekarang kami diobok-obok walaupun gagal,” kata Ramadhan, di Gedung DPR, Jakarta.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar Akbar Tandjung membantah jika tudingan keberadaan Mr A dialamatkan kepada dirinya.

“Tanya saja sama yang bersangkutan, bukan kepada saya. Tidak ada urusannya sama saya,” cetusnya ketika ditemui disela-sela kegiatan Parade Peringatan Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Lahir Pancasila, di Bundaran HI Jakarta, Minggu (5/6).

“Dalam riwayat politik saya, kan tidak tipe politisi seperti itu. Saya tidak mau mengangkat isu-isu yang bisa menimbulkan keributan atau kontroversial dalam masyarakat. Kita berpolitik secara wajar saja, santun dengan rasio yang kuat,” tuturnya.

Ia juga tidak yakin jika politisi A yang dimaksud adalah Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Anas adalah junior Akbar di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

“Tidak. Itu pilihan politiknya beliau. Saya tentu bangga beliau dapat kepercayaan dari suatu parpol untuk memimpin, seperti saya dapat kepercayaan memimpin Golkar. Kita bangga sebagai keluarga besar,” tutupnya.[]kmps/mi/ian/irb

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.