Bupati Karawang Dukung Pancabutan Film Arwah Goyang Karawang

HMINEWS- Bupati Karawang Ade Swara mendukung upaya berbagai pihak yang menuntut pencabutan dan menolak peredaran film Arwah Goyang Karawang, karena telah menyalahgunakan nama Karawang dan tari Jaipong.

“Dari judulnya saja, itu sudah bisa ditebak akan berdampak negatif. Jadi, pemerintah daerah ikut mendukung berbagai pihak yang menolak film Arwah Goyang Karawang,” kata Bupati di Karawang, Jawa Barat, Kamis (17/2/2011).

Di antara sikap pemerintah daerah dalam mendukung langkah berbagai pihak yang menolak film Arwah Goyang Karawang ialah memfasilitasi masyarakat yang tergabung dalam organisasi untuk menyampaikan tuntutannya ke Lembaga Sensor Film (LSF) di Jakarta. Ia menilai, permasalahan dalam film itu ialah penggunaan nama Karawang dan membawa nama tari Jaipong.

Padahal, tari Jaipong merupakan budaya lokal Jawa Barat dan Karawang merupakan sebuah daerah. “Isi film itu tidak mencerminkan nilai-nilai budaya lokal Karawang. Nantinya akan berdampak negatif terhadap Karawang sebagai daerah dan pada tari Jaipong. Jadi, film itu harus segera dicabut dari peredaran,” kata dia.

Dalam surat yang disampaikan ke LSF pada Kamis pagi, ditandatangani Ketua GOW Karawang Nuraeni Yusuf Asikin, Ketua Dewan Kesenian Karawang Yati Jupri, Ketua Asosiasi Perempuan dan Masyarakat Karawang Yani Suryani, Ketua MUI Karawang KH Adji Mubarok Rahim, serta Paguyuban Masyarakat Karawang Dadan Munandar, disampaikan beberapa tuntutan. Di antara tuntutan itu ialah menolak peredaran film Arwah Goyang Karawang. []Ant/ian