Forum Peduli Penegakan Hukum Indonesia: SBY Sumber Masalah Ahmadiyah

HMINEWS- Penyerangan warga terhadap Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang menyisakan pertanyaan tentang siapa sebenarnya yang bersalah. Sumber masalah utama penyerangan terhadap jemaah Ahmadiyah, bukanlah warga Ahmadiyah, melainkan Presiden SBY yang tidak berani mengambil sikap tegas membubarkan Ahmadiyah.

Seharusnya, pasca penyerangan terhadap jemaah Ahmadiyah di Kuningan dan Bogor tahun lalu, Presiden SBY mengambil sikap tegas melalui Kementerian Agama membubarkan Ahmadiyah.

“Penyerangan selalu terjadi karena pemerintah tidak pernah membubarkan Ahmadiyah, itulah inti persoalannya. Selama pemerintah tidak tegas, maka konflik horizontal akan terus terjadi,” ujar Koordinator Forum Peduli Penegakan Hukum Indonesia (FPPHI) Chaidir Arief kepada wartawan, Selasa (8/2/2011).

Kekerasan terhadap jemaah Ahmadiyah, menurut Chaidir adalah aksi yang terjadi secara laten. Penyerangan selalu terjadi di berbagai cabang Ahmadiyah di Indonesia.

“Saya menangkap seperti ada pembiaran dari pemerintah terhadap konflik ini, SKB 3 menteri bukanlah payung hukum yang jelas. Dan sebenarnya Ahmadiyah bisa menggugat SKB tersebut,” jelasnya.

Pengamat hukum Universitas Islam Indonesia (UII) ini juga menegaskan, kewenangan pembubaran organisasi Ahmadiyah adalah kewenangan pemerintah bukan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“MUI dan NU juga Muhammadiyah sudah sepat menyatakan Ahmadiyah organisasi sesat dan menyesatkan, ini sudah bisa jadi dasar bagi pemerintah menyatakan Ahmadiyah sebagai organisasi terlarang di Indonesia,” ujar Chaidir.[]rima/dni