Prof Anhar Gonggong : Gagal Sejahterakan Rakyat, SBY-Boed Tak Tahu Malu. Tunggu Pembalasan Tuhan!!!

HMINEWS- Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Profesor Anhar Gonggong menyatakan pemerintah sudah tidak tahu malu atas kegagalan mengupayakan kesejahteraan rakyat. Pernyataan tersebut sebagai bentuk dukungan Akademisi kepada tokoh lintas agama yang telah menyatakan Pemerintahan SBY-Boed Pembohong.

Pemerintah bertindak inkonsisten mengorientasikan anggaran negara untuk peningkatan kesejahteraan. Inkonsistensi ini dimulai oleh pemerintah ketika mengeluarkan kebijakan pembelian mobil dinas baru untuk Menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Kebijakan ini dikeluarkan di tengah sebagian besar masyarakat mengalami kemiskinan.

“Kesejahteraan adalah janji setelah kemerdekaan. Saya tidak melihat perbedaan antara tidak memenuhi janji setelah merdeka dengan kebohongan,” tegasnya dalam Diskusi Publik Untuk Menganalisis Laporan ke Rumah Pengaduan Pembohongan Publik di Bidang Pendidikan, di Aula Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jumat (4/2/2011).

Pemerintah tidak tahu malu atas inkonsistensi itu. Padahal, upaya untuk mewujudkan kesejahteraan memerlukan upaya strategis. Sayang kebijakan pemerintah tidak menyentuh bidang strategis untuk memperbaiki kesejahteraan, salah satunya pendidikan.

Guru Besar UI Sri Edi Swasono mengingatkan, masyarakat sudah mengalami kelelahan. Mereka lelah menjadi miskin dan menjadi pengangguran. Tokoh lintas agama merasahkan kelelahan itu.

“Omongan tokoh lintas agama itu bersifat mutlak. Saya tidak ingin ini jadi wacana. Suara tokoh agama adalah lidah api,” ujarnya.

Pemerintah harus berhati-hati atas sikap itu. Pernyataan tokoh lintas agama tidak ditujukan untuk mengancam pemerintah namun mengingatkan atas ancaman kehidupan bernegara.[]mi/ian