Pengamanan Ust.Ba'asyir Mirip Situasi Perang

HMINEWS- Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) menilai pengamanan yang dilakukan aparat keamanan dalam persidangan di persidangan PN Jakarta Selatan mirip pengamanan menghadapi perang.

“Berlebihannya pengamanan yang dikerahkan oleh pihak aparat baik dari kepolisian maupun TNI yang seakan-akan siaga untuk melakukan peperangan seolah memberikan kesan bahwa ulama KH. Abu Bakar Ba’asyir merupakan sosok berbahaya bagi dan merupakan musuh negara,” demikian siaran pers JAT Media Center, Senin (14/2/2011).

JAT juga menilai persidangan perdana pada 10 Februari sebelumnya memperlihatkan adanya bentuk pemaksaan persidangan kepada Baasyir. “Hal ini bisa dilihat bagaimana tidakprofesionalnya para Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam menyampaikan surat panggilan persidangan kepada beliau (Baasyir). Ketidakprofesionalan surat dakwaan secara independen tanpa intervensi dari pihak manapun,” tambahnya.

JAT juga mengusulkan perlunya ada uji kelayakan dan kepantasan JPU dan majelis hakim. “Apakah mereka secara moral dan hukum memiliki kapabilitas dan kelayakan untuk menyidangkan seorang ulama seperti KH. Abu Bakar Ba’asyir. Publik perlu jaminan bahwa hakim maupun jaksa tidak terlibat kasus korupsi maupun mafia hukum,” lanjutnya.[]inil/ian