HMINEWS.COM

 Breaking News

Komnas HAM Panggil SBY Soal Tragedi Cikeusik

February 14
09:49 2011

Komnas HAM Panggil Presiden

HMINEWS- Pemerintahan SBY adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas berbagai kerusuhan yang belakangan ini terjadi. Dua kerusuhan terakhir di di Cikeusik, Pandeglang, Banten dan perusakan gereja di Temanggung adalah terihat sekali adanya pola-pola yang disetting oleh suatu kekuatan tertentu. Demikian salah satu hasil diskusi oleh beberapa aktivis muda di Doekoen Kafe, Jakarta (Ahad, 13/2/2011).

Pembicara dari Komnas HAM, Ridha Saleh yakin bahwa kerusuhan itu adalah hasil rekayasa. Hal tersebut kentara sekali dari beruntunnya kejadian dan pola-polanya. Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa atas berbagai kerusuhan tersebut pihak Komnas HAM berencana untuk memanggil presiden dan beberapa aparat negara lainnya.

“Namun untuk memanggil presiden ada prosedurnya, sehingga tidak bisa serta-merta begitu saja memanggilnya. Kita ada mekanismenya berdasarkan undang-undang dan adminsitrasi tata negara”, demikian ungkap Redha yang juga alumnus HMI-MPO tersebut.

Menanggapi rencana Komnas HAM tersebut, pembicara lain M Chozin Amirullah menyatakan dukungannya jika Komnas HAM akan memanggil presiden terkait dengan kerusuhan Cikeusik. “Kami siap mendukung jika Komnas HAM akan memanggil presiden,” ungkap Chozin.

Hal yang sama juga disampaikan oleh ketua Fron Aksi Mahasiswa Indonesia (FAMI) Wenry. Pihaknya bahkan akan melakukan aksi memberikan dukungan langsung jika Komnas HAM memanggil presiden. Lebih lanjut Wenry menyampaikan bahwa tidak hanya presiden, bebrapa pimpinan lembaga negara lain seperti menteri Polkam, Kapolri, Menteri Agama, dan Menhan juga harus dipanggil.

Menanggapi gagasan ini, Redha Saleh berseloroh, “Jika presidennya dipanggil, khan otomatis jajaran-jajara dibawahnya akan ikut.”.[]lk/dni

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.