Statement Anis Matta Bikin Susah Mahasiswa Indonesia di Mesir

HMINEWS- Pernyataan Sekjen DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta yang mengatakan, ribuan mahasiswa ikut membantu demo anti Mubarok, berbuntut panjang. Mahasiswa Indonesia mengecam pernyataan tersebut, karena mereka was-was lantaran dicurigai oleh warga Mesir sebagai pendompleng.

“Statemen Anis Matta itu disayangkan, karena gara-gara pernyataan itu mahasiswa asal Indonesia dicurigai oleh warga yang pro Mubarok. Padahal, kami tak ikut-ikut demo. Kami khawatir berita itu dibaca orang Mesir, terutama yang pro Mubarak,” tandas Abdul Jalil, mahasiswa pascasarjana Universitas Al-Azhar, Kairo Mesir, Jumat (4/1/2011) malam.

Menurut alumnus Ponpes Raudlatul Ulum Arrahmaniyah Pramian Sampang Madura ini, situasi belakangan ini sangat sensitif, sehingga mudah menimbulkan kecurigaan warga Mesir.

Alumnus Ponpes Raudlatul Ulum Arrahmaniyah Pramian Sampang Madura ini juga mengecam pengakuan Anis bahwa PKS membantu revolusi Mesir.

“Judul-judul pernyataan Anis ini yang kami khawatirkan juga. Sebab bila ketahuan pihak keamanan Mesir dan yang pro, kami bisa ditangkap. Dan mereka tidak pandang apakah kami PKS atau bukan,” tukasnya.

Jalil menuturkan, situasi di seantero Mesir belakangan ini sangat sensitif, sehingga mudah menimbulkan kecurigaan warga Mesir.

“Karena itu, kami minta Anis Matta atau pejabat Indonesia yang lain tidak memberikan komentar yang sensitif, menimbulkan kecurigaan dan malah membuat WNI makin terancam,” pinta Jalil.

Dengan keadaan yang saat ini saja, tambahnya, para WNI sudah merasa tidak aman. “Apalagi bila pernyataan Anis Matta yang disampaikan di gedung DPR. Itu sangat rawan dimaknai macam-macam,” katanya.[]dni