ICW : Inpres SBY Tidak Tegas dan Mengambang. Emang Begitu Maunya SBY!

HMINEWS- Indonesia Corruption Watch (ICW) meragukan efektivitas Instruksi Presiden (Inpres) terkait penanganan kasus Gayus Halomoan Partahanan Tambunan dan Bank Century yang dikeluarkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Emerson Yuntho, Wakil Koordinator ICW  mengatakan, Inpres tersebut tidak tegas dan terkesan mengambang. Hal itulah yang membuat efektifitas 12 inpres SBY itu diragukan.

“Saya sendiri tidak melihat sesuatu yang luar biasa dalam Inpres itu. Tidak ada yang lebih maju, misalkan KPK dimungkinkan ambilalih kasus yang berlarut-larut,” kata dia, Selasa (18/1/2011).

Emerson khawatir pelaksanaan Inpres ini tidak seperti yang diharapkan. Ketidaktegasan aturan mengenai sanksi akan membuat Inpres itu seperti Unpres Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi.

“Saya khawatir, akan seperti Inpres Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi akan jalan di tempat. Makanya saya katakan tidak ada yang luar biasa. Tidak tegas, tidak ada indikator keberhasilannya. Dia memberikan instruksi tapi ketika instruksi tidak dijalankan apa hukumannya, tidak ada sanksi,” tandas Yuntho.[]cn/dni