HMINEWS.COM – Bagi saya Jose Mourinho bukan hanya pelatih, tapi dia juga seperti politisi ulung. Kecerdasannya tidak hanya soal bagaimana meramu strategi yang tepat di lapangan, tidak juga sekedar menumbuhkan mentalitas juara bagi anak asuhnya, tapi dia juga tahu bagaimana cara menghancurkan lawan lewat komentar-komentarnya.

Banyak yang menganggap, Mourinho adalah pelatih yang arogan, tapi jika anda mencermati komentar-komentarnya di media, terlihat, dengan jitu dia berusaha menghancurkan lawannya dengan perang uraf saraf. Dia jenis pelatih yang bisa memprovokasi, menghasut dan kemudian menghancurkan mereka di lapangan.

Lihatlah komentar teranyarnya “Saya sudah pernah mengatakan, Xavi, Iniesta, dan Messi seperti pemain dari planet lain. Namun, saya lebih memilih Xavi, Sneijder, atau Diego Milito yang berhak meraih gelar Ballon d’Or. Tentu, pertama-tama saya akan memilih Milito dan Sneijder. Jika Anda mengikuti setiap pertandingan yang mereka jalani, pasti akan setuju juga,”

Dengan itu, dia hendak menghancurkan Messi. Mourinho tahu, Messi pemain hebat yang tidak boleh dibiarkan berada pada kondisi normal. Maka satu-satunya cara adalah memprovokasinya, membuat dia emosi, dan berharap konsentrasinya terganggu.

Tidak sampai disitu, lebih jauh Mourinho ingin menghancurkan Barcelona. Dia terlihat ingin mengadu domba bintang-bintang Barcelona. Setelah dia mengatakan bahwa Messi tidak layak meraih ballon d’Or, lebih lanjut dia memuji Xavi.

“Untuk Xavi, saya kira cukup menyakitkan (gagal meraih Ballon d’Or, Red). Saya sudah lama mengenal dia dan saya sangat menghormatinya,”

Mungkin dengan itu, Mourinho berharap bisa timbul benih-benih konflik antara Xavi dan Messi, yang akhirnya akan mengganggu keharmonisan di tubuh Barcelona. Dia ingin menghancurkan Barcelona dengan itu, karena dia adalah pelatih Madrid, yang berarti, kesuksesan Barcelona adalah kegagalan bagi dirinya. []Nsr/hminews.com