Buya Syafii : Gerakan Melawan Rezim Pembohong Tak Harap Pamrih!

HMINEWS- Gerakan tokoh lintas agama yang mengeluarkan pernyataan pemerintah telah berbohong dalam pembangunan, bukanlah gerakan penggertak yang menginginkan imbalan.

“Jangan disangka kami ini mau jadi duta besar, camat. Itu tidak ada. Kami betul-betul murni. Kalau ada sebagian yang mau jadi presiden dan wakil presiden, itu nantilah. Gerakan ini tidak ke sana arahnya,” tegas tokoh senior Muhammadiyah, Syafii Maarif, dalam konferensi pers di Kantor KWI, Jalan Cut Meutia, Menteng, Jakarta, Kamis (20/1/2011).

Gerakan ini merupakan gerakan untuk mengingatkan pemerintah, dan seluruh bangsa, jangan sampai kondisi saat ini dibiarkan merosot terus.

“Kami berharap pemerintah betul-betul serius menangani negara ini. Kesan kami selama ini, perintah banyak. Tapi menurut catatan ICW, dari 100 perintah, yang dijalankan 24. Yang 76 (bagaimana)?” tukas pria yang kerap dipanggil Buya Syafii ini.

“Lihat itu di desa-desa, atau pelosok-pelosok, ada Indomaret-Indomaret yang mematikan pedagang-pedagang kecil. Kami punya data, kemiskinan kita tidak berkurang. Jadi data BPS bisa kita tandingi dengan data yang konkret dengan kenyataan,” imbuhnya.[]oz/dni