SBY Membohongi Gusti Allah dan Masyarakat

HMINEWS- Mantan anggota DPR Permadi tuding presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai pembohong. Bahkan, tudingan keras ia berikan kepada orang nomer satu di Indonesia tersebut.

Terkait reaksi dari para pemuka agama yang mengatakan pemerintahan SBY telah membohongi publik, Permadi sepakat dengan pemuka agama tersebut. Bahkan, Permadi menuding SBY tak hanya bohongi masyarakat Indonesia tapi membohongi  Gustia Allah (Tuhan).

“Saya kecewa juga dengan tokoh agama, karena dalam dokumen jelas ada 18 kebohongan publik dari pemerintahan SBY, tapi kenapa disebut 10. Kok takut sama SBY? Seharusnya tokoh-tokoh agama lima kali lebih marah, karena SBY bohongi Gusti Allah,” terang Permadi dalam acara diskusi publik  Penyelesaian Century Pascaputusan MK, yang diselenggarakan HMINews.com,Minggu, (16/1).

Permadi berharap tahap ke-2 deklarasi tokoh agama jangan membuat kebohongan hanya karena takut pemerintahan SBY.

Di beberapa surat kabar nasional beberapa hari lalu, redaksi menulis editorial tentang kritik tokoh agama atas kebohongan publik. Koran Media Indonesia misalnya menulis tajuk berjudul “Kritik Keras Tokoh Agama” dan koran Kompas berjudul “Kritik atas Kebohongan Publik.”

Hal itu berangkat dari 9 pemuka agama yakni Syafii Maarif, Andreas A Yewangoe, Biksu Pannyavaro, Salahuddin Wahid, I nyoman Udayana Sangging, Franz Magnis-Suseno dan Romo Benny Susetyo menganggap pemerintahan Presiden SBY gagal mengemban amanah rakyat.

Kebohongan-kebohongan publik menjadi keresahan para tokoh agama tersebut. Para pemuka agama tersebut lantas mengajak umat mereka untuk memerangi kebohongan yang dilakukan pemerintah.[]dni