Memalukan, Sikap Kritis Golkar Hanya Ingin Kejar Kekuasaan Doang!

HMINEWS- Pengamat politik Fachri Ali tak percaya Partai Golkar akan menggunakan Hak Menyatakan Pendapat hingga titik akhir mendorong pemakzulan. Golkar diprediksi hanya akan berkompromi dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Ujungnya selalu akan kompromi, lihat saja pernyataan Ketua Umum Partai Golkar yang bilang berkali-kali akan komitmen dalam koalisi,” terang Fachri di Gedung PTIK, Jakarta, Rabu (19/1/2011).

Menurut Fachri, ancaman Golkar yang akan mendorong Hak Menyatakan Pendapat hanya gertak sambal untuk menaikkan posisi tawarnya. Sikap kritis politisi Golkar di Senayan, kata dia, tak mungkin menjadi sikap resmi partainya.

“Karena dalam kekuatan partai itu ada tokoh-tokoh yang menonjol untuk menyampaikan pendapat. Tetapi sikap itu hanya tentatif (sementara),” ujarnya.

Ia menjelaskan, kekuatan politik saat ini semua kental dengan sikap kompromistis dan rasional. “Mereka bisa saja di atas permukaan bersikap kritis. Bahkan dalam beberapa hal nampak radikal. Tapi begitu mereka mengkalkulasi implikasi politik yang lebih besar, akhirnya elit politik memilih berkompromi,” ucapnya.

Namun, Fachri memuji pengalaman politik yang demikian panjang yang dimiliki Golkar. “Memang yang punya pengalaman dan piawai politik di internal koalisi itu hanya Golkar. Tetapi tetap saja kompromistis,” katanya.[]inil/ian