HMINEWS –  Menyusul pernyataan kebohongan rezim SBY oleh tokohtokoh lintas agama (11/1/2011) yang disambung dengan pertemuan 100 tokoh (17/1/2011), elemen-elemen gerakan mahasiswa mempersiapkan sebuah Mimbar Akbar Gerakan Mahasiswa, Pelajar, dan Kaum Muda yang akan digelar pada Kamis depan (20/1/2011) di Aula Margasiswa, Jl Sam Ratulangie 1, Menteng, Jakarta Pusat. Lebih dari 20 elemen gerakan mahasiswa menyatakan siap datang dalam pertemuan tersebut.

Menurut salah satu penggagas pertamuan M Chozin Amirullah, Mimbar Akbar tersebut akan melibatkan hampir seluruh elemen gerakan mahasiswa dan pemuda yang punya jaringan nasional. Organisasi-organisasi gerakan mahasiswa besar seperti HMI, PMKRI, IMM, PII, LMND, serta BEM-BEM dari perguruan tinggi akan melakukan orasi, puisi, teatrikal, dan diskusi membahas aksi-aksi perlawanan terhadap kebohongan rezim.

“Kami kecewa dengan pertemuan oleh sebagian tokoh agama, bagi kami itu adalah bentuk kompromi terhadap rezim. Oleh karena itu kami merasa terpanggil untuk menekan agar para tokoh agama jangan mudah terpedaya oleh rezim. Gerakan perlawanan terhadap kebohongan ini harus tetap dilanjutkan. Perubahan sudah tidak bisa ditunda lagi”, demikian kata Chozin yang ditemui HMINEWS seusai rapat persiapan acara di sekretariat PMKRI Menten, Jakarta.

Sementara itu, penggagas lain Stefanus Gusma dari PMKRI menyampaikan bahwa dalam Mimbar Akbar juga akan dideklarasikan Tujuh Cita-Cita Mahasiswa Indonesia yang pembahasannya sudah dilakukan dalam pertemuan-pertamuan gerakan mahasiswa selama satu bulan terakhir ini. [] lara