Jubir Presiden : Aktivis Bodoh yang Sebutkan Pemerintahan SBY-Boed Pembohong!

HMINEWS- Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengungkapkan bahwa apa yang diungkapkan aktivis bahwa pemerintah lakukan kebohongan, malah menunjukkan kebodohan mereka. Pasalnya data yang dikelaurkan badan pusat statistik menunjukkan bahwa apapun kondisi perekonomian terus membaik.

“Pernyataan yang disampaikan (pemerintah bohong) mengesankan bahwa mereka (aktivis) tidak terlalu pintar dan menunjukkan kebodohannya,” tuding Julian. Namun, ia yakin, pernyataan seperti itu tidak muncul dari para tokoh lintas agama tersebut, melainkan sebagian aktivis saja.

“Saya yakin bukan berasal dari tokoh agama. Karena Presiden sangat menghormati para tokoh lintas agama. Begitu juga, presiden tahu bahwa tokoh lintas agama tidak akan membuat pernyataan seperti itu,” tegasnya Selasa (11/1/2011) di Jakarta.

Julian mengatakan, mungkin para aktivis mengatakan seperti itu, karena belum membaca secara lengkap fakta dan capaian pemerintah dari data BPS.

“Jumlah persentase rakyat miskin yang berkurang, upaya pemerintah pemerataan yang berkadilan terus dilakukan. Juga kelompok masayarakat miskin, kalau pergi ke RS, bagi yang tidak mampu, pemerintah juga memberikan askenkin,” tukasnya.

Julian menegaskan bahwa pernyataan yang dikeluarkan oleh para aktivis tersebut merupakan sebuah dinamika biasa saja dan merupakan hak masing-masing aktivis untuk berbicara, karena Indonesia merupakan negara demokrasi. “Dan harusnya mereka berterima kasih pada pemerintah. Mungkin mereka akan mendapatkan perlakukan lain jika di negara lain,” tegasnya.

Ia menjelaskan, bahwa meskipun capaian yang sudah dilakukan pemerintah terus baik, namun masih ada beberapa kebijakan yang belum dicapai. Untuk itulah, lanjut Julian, pemerintah akan terus melakukan perbaikan.[]mi/ian