Bambang Soesatyo : Pemerintahan SBY-Boed Akan Segera Tumbang, Ini Alasannya!

HMINEWS- Wakil ketua Umum Kadin serta Bendahara Umum KAHMI, Bambang Soesatyo menilai kepercayaan rakyat terhadap pemerintah belakangan ini sudah di titik nadir. Beruntung rakyat masih bersabar, meski kinerja pemerintah bidang hukum, politik dan ekonomi sangat mengecewakan.

Namun, kekecewaan rakyat diprediksi akan memuncak menjadi letupan ancaman jika sudah terjadi krisis pangan. Menurut Wakil Ketua Umum Kadin, Bambang Soesatyo, jika urusan pangan yang terkait langsung dengan urusan perut rakyat diabaikan, nasib pemerintah bisa terancam.

“Kalau pemerintah tidak peka, akan terjadi instabilitas yang dapat mengancam kelangsungan pemerintahan,” tandas anggota DPR yang biasa disapa Bamsoet itu, Sabtu (22/1/2011).

Politisi Partai Golkar ini menguraikan kejatuhan sebuah rezim penguasa biasanya ditandai oleh beberapa hal krusial. Pertama, harga pangan tidak terkendali. Kedua, distribusi sembako terhambat. Ketiga, kekecewaan dan frustrasi rakyat tinggi. Keempat, stabilitas keamanan rawan. Kelima, rakyat tidak percaya institusi penegak hukum. Keenam, kesulitan sudah merambah pada kelas menengah. Ketujuh, kredibitas pemerintah sudah jatuh di mata rakyat.

Yang tak kalah mengerikan, Bambang juga menyebut kejatuhan rezim ditandai dengan turunnya para tokoh agamawan disertai sokongan kelompok tentara. “Para tokoh masyarakat terutama tokoh agama yang disegani sudah turun gunung. Adanya dukungan dari tentara terutama satuan lapis baja,” tambahnya.

Namun, Bambang yakin stabilitas politik tetap terjaga jika pemerintah bisa menjamin ketersediaan komoditas pangan dengan harga terjangkau. “Stabilitas sosial politik akan terjaga jika ketersediaan bahan pangan selalu pada level yang aman dengan harga terjangkau,” ujar anggota Badan Anggaran DPR ini.[]dni/inil