HMINEWS-  Dalam ilmu linguistik, code-switching adalah penggunaan secara bersamaan lebih dari satu ragam bahasa dalam percakapan. Seorang multilingual (orang yang berbicara lebih dari satu bahasa) kadang menggunakan unsur-unsur dari berbagai bahasa dalam bercakap-cakap. Jadi, code-switching adalah penggunaan lebih dari satu bahasa dalam percakapan secara konsisten dengan sintaks dan fonologinya.

Nelly Martin

Nelly Martin, mantan pengajar Bahasa Indonesia di Ohio University, AS, yang kini bekerja di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK Bahasa) Departemen Pendidikan Nasional RI menulis buku tentang kode-switching ini. Dalam bukunya Nelly menjelaskan mengenai pengaruh penggunaan code-switching in the classroom (CCS) dalam proses belajar di kelas bahasa Indonesia untuk mahasiswa asing.

Bukunya merupakan hasil risetnya selama ia mengajar sebagai dosen mata kuliah Bahasa Indonesia di Ohio University, Amerika Serikat. Dalam melakukan riset, Nelly yang juga editor volunter HMINEWS menggunakan metodologi etnografi melalui rekaman, wawancara, kuesioner dan pengamatan langsung interaksi kelas.

Kesimpulannya, meskipun beberapa studi menunjukkan bahwa CCS dapat merusak proses belajar bahasa, Nelly memberikan fakta para dosen (guru) dan mahasiswa menggunakan code-switching sebagai strategi pembelajaran dan mempertahankan dinamika di kelas. So, bagi Anda yang menekuni bidang bahasa atau siapa saja yang tertarik dengan topik tersebut, segeralah beli bukunya. Buku bisa dibeli secara online meskipun dengan harga yang tidak murah, 49 Euro. [] lara kelana

Judul Buku :

“Code-switching in Indonesian as a Second Language Classrooms”

Penulis        : Nelly Martin

Penerbit     : LAP LAMBERT Academic Publishing

Cetak           : Januari 2011

ISBN            : 978-3-8433-8938-9

Harga          : 49 Euro