Ust. Baasyir Istigfar Atas Terangkapnya Abu Tholut

HMINEWS- Ust.Abu Bakar Ba’asyir menilai penangkapan Abu Tholut, yang diduga teroris, untuk memberatkan tuntutannya di pengadilan nanti. Ust.Ba’asyir sendiri tidak tahu menahu tentang kegiatan Abu Tholut selama ini.

“Abu Tholut ditangkap untuk memberatkan saya, karena dia selalu dikaitkan dengan saya terkait pelatihan di Aceh,” kata Ba’asyir melalui pesan tertulis yang disampaikan melalui orang terdekatnya, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (10/12/2010).

Abu Tholut dikenal sebagai salah satu otak teroris. Bahkan, dia dikabarkan lebih hebat dari Noordin M Top dan Dulmatin dalam membuat bom. Abu Tholut juga terlibat dalam aksi perampokan CIMB Niaga di Medan beberapa waktu lalu

“Dulu memang Abu Tholut di JAT (Jamaah Anshorut Tauhid), tapi kemudian tidak lagi karena mempunyai pemikiran yang berbeda,” jelas Ba’asyir.

Dalam JAT, kata Ba’asyir, terdapat peraturan yang mengatur anggota JAT tidak berjuang menggunakan senjata. Menurut Ba’asyir, Tholut memiliki pemikiran yang berbeda, “Makanya agak jauh dengan JAT,” imbuh Baasyir, pimpinan JAT.

Sebagaimana diberitakan, Abu Tholut ditangkap di sebuah rumah di Kudus, Jawa Tengah, pukul 08.30 WIB, Jumat (10/12/2010). Tidak ada baku tembak saat Densus 88 menangkapnya.

Sepucuk senjata api jenis FN milik Tholut disita, dengan 8 peluru di magazen, dan beberapa peluru dibungkus dalam plastik.

Baasyir sendiri dijerat dengan Pasal Pasal 14 jo Pasal 7, Pasal 9, Pasal 11 dan atau Pasal 13 huruf a atau b atau huruf c UU No 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Teroris.

Selain itu, Baasyir diduga merencanakan atau menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana terorisme. Ia dianggap aktif turut serta dalam perencanaan kegiatan teroris di Aceh.[]dni