Ba’asyir: Densus 88 Tak Mungkin Membebaskan Saya

HMINEWS- Terkait perpanjangan masa tahanannya, Ustad Abu Bakar Baasyir enggan berkomentar banyak. Terlebih lagi, pendiri Pondok Pesantren Ngruki itu tengah menderita sakit gigi. Demikian diungkapkan asisten pribadi Baasyir, Hasyim Abdullah kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, siang tadi (Sabtu, 11/12).

“Beliau hanya bilang sampaikan saja, saya sudah menduga masa penahanan saya akan ditambah. Tidak akan mungkin Densus 88 itu akan membebaskan saya,” ujar Hasyim mengutip perkataan Baasyir.

Sementara itu, Achmad Michdan selaku pengacara Baasyir mengatakan, pada Senin besok (3/12), masa penahanan kliennya itu memasuki bulan keempat dan bulan kedua di tingkat penuntutan kejaksaan.

“Tetapi hingga kini kasus ustadz Abu enggak jelas,” ucap Achmad.

Polisi, menurut dia, seharusnya sudah memiliki bukti-bukti kuat untuk membawa kasus Baasyir ke pengadilan.

“Polisi seperti tidak punya bukti dan penangkapan Abu Tholut dan Fadli Sadaman sebelumnya, saya rasa itu hanya untuk mengkait-kaitkan saja tindakan mereka dengan ustad,” tengarai Achmad.[]dni/RM