Jusuf Kalla

HMINEWS- Sampai saat ini sepertinya konflik SBY-Sultan belum terlihat titik terang. Menanggapi persoalan ini, mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) menilai Presiden SBY dan Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X sama-sama mempunyai pandangan yang benar soal demokrasi. Perbedaan keduanya hanyalah soal teknis. Lebih lanjut JK juga mengusulkan jalan tengah untuk keduanya, meskipun jalan tengah yang dimaksud sepenuhnya diserahkan kepada DPR untuk menggodognya.

“Sebenarnya dua-duanya benar. Presiden benar juga bahwa harus menjaga demokrasi, dan juga Pak Sultan juga mengatakan bahwa telah demokratis. Jadi ini soal teknis saja, proseduralnya gimana,” kata JK.

Hal itu dikatakan JK usai menghadiri peluncuran buku ‘Dialog Peradaban untuk Toleransi dan Perdamaian: KH Abdurrahman Wahid dan Daisaku Ikeda’ di Pusat Kebudayaan Soka Gakkai di Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (6/12/2010).

Menurut JK, perlu diambil jalan tengah mengenai dua pandangan yang berkembang mengenai mekanisme pengangkatan gubernur-wakil gubernur DIY.

“Ambil jalan tengah, unsur penghormatan kepada Keraton Sultan bagaimana bentuknya. Dan demokrasi pemilihan bagaimana bentuknya. Ini jadi pembahasan di DPR nanti,” usul JK.

Namun saat ditanya bagaimana bentuk konkret jalan tengah itu, JK menyerahkannya kepada pembahasan nantinya di DPR. “Biar DPR sajalah,” ucapnya.[]dni