Yusril : Motif Politik Dibalik Kasus Sisminbakum MakinTerang-benderang Pasca Bebasnya Romli!

HMINEWS- Yusril Ihza Mahendra, tersangka dugaan korupsi pada Sistem Administrasi Badan Hukum Departemen Hukum dan HAM menyambut gembira atas dikabulkannya kasasi mantan Dirjen Administrasi Hukum Umum, Romli Atmasasmita oleh Mahkamah Agung.

“Motif politik kasus ini terang-benderang, dengan dinyatakannya bahwa dalam kasus Sisminbakum tidak ada unsur kerugian negara dan tidak ada sifat melawan hukum,” katanya melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (22/12).

Dia mengatakan dengan putusan itu maka semua orang yang masih dalam proses perkara seperti Syamsuddin Manan Sinaga, Zulkarnaen Yunus, maupun dirinya serta Hartono Tanoesudibyo dan Ali Amran Jannah, mesti dibebaskan juga serta dihentikan penyidikannya.

Ia menambahkan putusan Romli ini dapat pula dijadikan novum atau bukti baru bagi Johannes Woworuntu untuk mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung. Terlebih lagi, Kejagung dalam waktu dekat ini akan mengadakan gelar perkara kasus Sisminbakum.

Seperti diketahui, menurut dia, Romli didakwa melakukan tindak pidana dari tahun 2000 sampai 2002. Johanes Woworuntu didakwa melakukan pidana berlanjut dari tahun 2000 sampai 5 November 2008.

Selama periode ini ada tujuh orang yang pernah menjadi Menteri Kehakiman dan HAM. Namun, hanya nama Yusril yang disebut dalam dakwaan. Kemudian dia dijadikan tersangka, sementara menteri yang lain tidak. (ant/ian)