Todung Mulya Lubis

HMINEWS- Sejumlah pihak menilai kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nyaris tanpa prestasi di tahun 2010 ini. Hampir tidak ada kasus besar yang berhasil dituntaskan KPK.

“Banyak kasus besar yang belum selesai. Seperti kasus cek pelawat, kepala daerah-kepala daerah yang belum ditahan dan kasus Century. Kalau itu sudah bisa diselesaikan, saya kira itu baru pencapaian KPK,” tandas Direktur Eksekutif TII Todung Mulya Lubis, di Jakarta kamis (30/12/2010).

Karena itu, dia meminta KPK menentukan prioritas menuntaskan kasus besar. Di sisi lain, dia berpendapat, demi menjaga integritas proses pengusutan kasus korupsi KPK hendaknya memiliki penyidik independen.

“Jadi usulan untuk ada penyidik, penyelidik dan penuntut independen itu sangat penting. KPK mesti diberi kekuasaan untuk mengangkat penyelidik dan penyidiknya sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, hubungan psikologis institusional memungkinkan terjadi dengan lembaga lain karena (penyelidik, penyidik, penuntut) yang bukan dari KPK.

“Ya mereka seperti punya loyalitas ganda yang kita tidak tahu, mungkin adanya mafia yang begitu aktif dengan menjadi calo atau makelar di situ (proses penghukuman) ini yang bisa menjadi celah,” katanya.[]dni