Busyro Cari Rumah Kontrakan

HMINEWS- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas siap-siap hengkang dari rumah dinas Komisi Yudisial di Komplek Sekretariat Negara, Jalan Meruya Ilir Utara, Jakarta Barat. Setelah tidak lagi menjabat sebagai Ketua Komisi Yudisial, Busyro mencari rumah kontrakan untuk tempat tinggal barunya.

KPK, lembaga baru yang dipimpinnya, tidak menyediakan rumah dinas. Sementara ia tidak memiliki rumah di Jakarta. Rumahnya di Yogyakarta. Di sana istri dan anak-anaknya menetap.

“Bapak bilang nanti kalau waktu senggang mau nyari rumah kontrakan. Tapi, baru sekadar bilang saja, kalau di mananya, belum tahu,” ungkap orang dekat Busyro, seperti dilansir Tribunnews.com.

Saat ditemui di Gedung DPR, Selasa (30/11/2010), dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) itu sempat mengaku akan tinggal di rumah saudara kandungnya di Jakarta.

“Ya saya ada famili di sini, ada tiga saudara kandung. Tempat adik saya atau kakak saya sementara waktu, sambil jalan. Setahun itu tidak lama,” kata Busyro diiringi senyum mengembang.

Sopir Busyro, yakni Hendro, membenarkan bahwa Busyro segera pindah dari rumah dinas pimpinan KY. Hendro mengaku belum tahu ke mana bosnya akan tinggal karena tidak memiliki rumah di Jakarta.

Hendro yang sudah lima tahun menjadi sopir Busyro ini diminta menyiapkan kardus untuk menyimpan buku-buku dan barang-barang pribadi Busyro yang ada di rumah dinas.

Ditanya mengenai lokasi rumah kontrakan yang diinginkan Busyro, Hendro mengaku belum mendapat pesanan. “Belum tahu, tergantung beliau saja,” ujarnya.

“Kalau saya sih, penginnya yang dekat-dekat kantor (KPK). Karena tahu sendiri kondisi jalan di Jakarta seperti apa,” tambahnya[]kompas