HMINEWS.COM – Rombongan Caravan to Gaza mendapat sambutan sangat hangat di Iran. Setiap kali berkunjung ke suatu tempat, masyarakat terlihat sangat antusias. Mereka menyambut dengan konvoi motor sambil mengibarkan bendera Palestina. Bahkan ketika turun dari bis, peserta rombongan layaknya artis yang dijaga ketat oleh panitia, yang menghalau kerumunan massa yang berdesak-desakkan karena berusaha mendekati peserta karavan.

Bahkan ketika rombongan tiba di Bahonar University, peserta tidak bisa berjalan karena sesaknya mahasiswa yang berkerumung. Butuh waktu hampir setengah jam bagi para peserta untuk sampai di aula kampus yang berjarak hanya 50 meter dari tempat bis diparkir.

Tidak berhenti di situ, di gedung aula selagi acara konfrensi pers berlangsung dan di pelataran kampus setelah selesai acara, beberapa robongan mahasiswa dan rombongan mahasiswi menghampiri peserta untuk sekedar ngobrol-ngobrol dan foto bareng. Pemandangan serupa juga terlihat sewaktu rombongan karavan berhenti di Yazd, Isfahan, dan Qom. Masyarakat setempat terlihat sangat bergairah menyambut rombongan sambil meneriakkan yel-yel mendukung pembukaan blokade Gaza.

Bukan hanya masyarakat, pejabat dan ulama setempat menyempatkan waktu mereka untuk bertemu dan menyemangati peserta rombongan. Gubernur Taheran Morteza Tamaddon tak ketinggalan melakukan penyambutan khusus dan mengalungkan bunga.

Dan dari rangkaian penyambutan itu yang paling mengejutkan tentunya sore tadi di  Taheran University. Ketika peserta mulai terkantuk-kantuk karena padatnya jadwal, tiba-tiba presiden Iran Mahmoud Ahmadinejab muncul ditengah-tengah aula. Seketika ruangan yang tadinya sunyi dipenuhi takbir dan yel-yel “free free gaza”. Yel yang tadinya mulai menjemukan itu seperti mendapat suntikan semangat baru dengan kedatangan orang nomor satu di Iran tersebut. []Nsr/HMINEWS.COM