Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Saan Mustofa

HMINEWS- Wakil Sekretaris Jenderal  DPP Partai Demokrat Saan Mustofa menegaskan bahwa partainya menginginkan agar Satgas Pemberantasan Mafia Hukum dievaluasi. Hal ini penting dilakukan untuk melihat sejauh mana kinerja Satgas. Namun Demokrat kurang sepakat dengan pembubaran Satgas.

“Demokrat memandang penting Satgas dievaluasi. Satgas dibentuk sebagai upaya terobosan ketika melihat mafia hukum ada di mana-mana,” kata Saan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (2/12/2010).

Menurutnya, evaluasi kinerja Satgas penting untuk mengukur hasil-hasil yang sudah dicapai selama setahun ini. “Evaluasi penting untuk mengukur kinerja. Ini kan sudah satu tahun. Sudah berapa mafia hukum yang berhasil diungkap,” tandasnya.

Ia meminta Satgas membeberkan capaian-capaian yang berhasil dibongkar. “Kita minta capaian kinerjanya dalam pemberantasan mafia hukum,” katanya.

Namun, Saan tidak setuju jika Satgas dibubarkan. “Bukan dibubarkan, tapi harus kita dorong supaya jalan. Komisi III seharusnya bersinergi untuk mendorong Satgas,” katanya. Saan membantah Satgas menjadi alat politik penguasam

“Nggak ada alat politik. Rumor-rumor dan spekulasi itu nggak usah terlalu ditarik ke politik. Urusan hukum selesaikan secara hukum,” pintanya.

Sebelumnya sempat mencuat isu bahwa Satgas yang menggiring Gayus Tambunan bertemu dengan Aburizal Bakrie di Bali. Gayus sempat ketangkap basah tengah pelesiran ke Bali. Di saat yang sama Ical, sapaan akrab Aburizal sempat berada juga di Bali.[]inil/dni