Anwar Ibrahim Kembali Difitnah

HMINEWS- Parlemen Malaysia menon-aktifkan pemimpin kubu oposisi Anwar Ibrahim selama enam bulan. Pasalnya, mantan deputi perdana menteri Malaysia itu dianggap telah melakukan fitnah, yang menyamakan suatu kebijakan pemerintah Malaysia dengan yang dibuat Israel.

Menurut kantor berita Associated Press, keputusan itu diambil berdasarkan pemungutan suara para anggota parlemen, yang dikuasai oleh koalisi pro pemerintah. Maka, berdasarkan voting itu, Kamis 16 Desember 2010, mereka sepakat melarang Anwar untuk duduk di kursi parlemen selama enam bulan.

Anwar dituduh melakukan fitnah saat melontarkan suatu pernyataan beberapa waktu lalu, yang mengaitkan kebijakan pemerintah dengan Israel. Kebijakan yang dimaksud adalah “1Malaysia,” yaitu suatu kampanye pemerintah untuk mempromosikan persatuan rakyat Malaysia, yang terdiri dari berbagai etnis.

Bagi Anwar, kampanye itu terinspirasi dengan konsep “One Israel” yang pernah berlangsung dalam suatu kampanye pemilu di negara Zionis itu pada 1999.

Menurut harian The Star, Selain Anwar, tiga anggota parlemen lain juga menerima hukuman yang sama. Anwar, dalam beberapa bulan terakhir, juga direpotkan dengan sidang pengadilan atas kasus sodomi, yang dilaporkan seorang mantan asistennya.[]viva/dni