Ahmadinejad

HMINEWS- Tak henti-hentinya Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad melontarkan pernyataan kejam dan tajam terhadap musuh-musuhnya seperti AS dan Israel. Kali ini, Ahmadinejad melontarkan pernyataan tajamnya kepada Amerika. Ahmadinejad menuding Amerika membunuh ilmuwan nuklir Iran karena tidak cukup kuat untuk melawan negara republik Islam tersebut.

Ahmadinejad juga  menyebut Amerika lebih buruk dari para diktator.

“Amerika lebih buruk daripada diktator yang paling diktator,” kata Ahmadinejad dalam konferensi pers di Teheran seperti dilansir media Iran, Press TV, Senin (6/12/2010).

“Mereka membunuh ilmuwan nuklir karena mereka tidak cukup kuat untuk melawan negara Iran, dan menganganggap sebuah negara akan mundur dengan pembunuhan salah satu orang yang dikasihinya,” tutur Ahmadinejad.

Seorang ilmuwan nuklir Iran, Dr. Majid Shahriari tewas dalam serangan bom pekan lalu di Teheran. Ilmuwan nuklir Iran lainnya, Dr. Fereydoon Abbasi terluka dalam serangan bom di tempat terpisah di Teheran. Dalam serangan itu, bom-bom dipasang di mobil kedua ilmuwan tersebut.

Dr. Shahriari diketahui sebagai ilmuwan di Departemen Teknik Nuklir Universitas Beheshti, yang terletak di Iran bagian utara. Sementara Dr. Abbasi kerap melakukan penelitian nuklir di Kementerian Pertahanan Iran.

Otoritas Iran telah menangkap beberapa orang yang diduga terlibat serangan teror tersebut. Pejabat-pejabat pemerintah Iran menyatakan para tersangka tersebut diyakini terkait badan-badan intelijen AS, Israel dan Inggris.[]dni