5.000 Muslim Berdukacita atas Meninggalnya Pemimpin Muslim Xinjiang

HMINEWS- Innalillahi Wainnalillahi Rojiun, Sekitar 5.000 umat Muslim mengalir ke jalanan Ibu Kota wilayah Xinjiang, China, untuk berbelasungkawa atas meninggalnya seorang tokoh penting mereka.

Mahemuti, mullah masjid Hantenggeli — juga dikenal sebagai Masjid Besar Pintu Selatan — meninggal Kamis (16/12) yang menimbulkan curahan dukacita oleh para pengikut Muslim di Ibu Kota daerah itu, Urumqi.

“Sekitar 5.000 Muslim yang berdukacita telah datang ke masjid itu Kamis untuk berkabung atas kepergiannya,” kata seorang pejabat masjid, yang memperkenalkan dirinya hanya sebagai Gelimu, melalui telpon, Minggu (19/12). Mahemuti meninggal karena penyakit jantung.

Masjid itu berada di pusat kerusuhan etnik antara minoritas Uighur Xinjiang dan mayoritas Han China di Urumqi pada Juli 2009 yang mengakibatkan hampir 200 orang tewas dan 1.700 orang terluka, menurut hitungan resmi.

Mahemuti, 75, telah menjadi pemimpin penting Muslim selama 30 tahun lebih dan dikenal di seluruh Xinjiang, kata pusat tersebut.

Polisi telah meningkatkan pengawasan pada kegiatan perkabungan di seluruh wilayah itu, khawatir bahwa ketegangan etnik yang membara dapat memicu kerusuhan baru.

Wilayah Xinjiang yang jauh di barat, tempat masyarakat Uighur mengalami beberapa penderitaan hebat karena kerusuhan dalam beberapa tahun belakangan ini.[]ant/ian