Yogyakarta, HMINEWS-  Calon dari independen Luthfi Hamzah menangkan Pemilu Raya Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, mengalahkan lima calon lainnya (23/12/2-010). Partai Bunderan yang biasanya selalu mendominasi UGM mengalami kekalahan telak melawan calon non-partai tersebut.

PEMIRA diselenggarakan mulai hari selasa (21/12) sampai dengan kamis (23/12) yang tersebar di 33 titik TPS. Proses pemungutan suara berjalan lancar, metode yang digunakan seperti pada pemilu Indonesia yakni dengan cara mencontreng dan/atau mencoblos surat suara peserta PEMIRA UGM.

Terdapat enam Calon Presiden Mahasiswa yang berlaga dalam PEMIRA UGM  tersebut: Luthfi Hamzah calon independen dari jurusan Politik dan Pemerintahan 2008 (4029 suara), Irwan Rizadi dari Partai Bunderan  (1546 suara), Raras Endarto dari Partai Kampus Biru (736 suara), Muhammad Yusro dari Partai Balairung (981 suara), Budi Raharjo dari Partai Boulevard (1304 suara), dan Arya Budi dari calon independen (816 suara).

Adapun partai yang turut serta dalam PEMIRA tahun ini berjumlah sembilan Partai Mahasiswa: Partai Balairung, Future Leaders Party, Partai Keluarga Mahasiswa, Partai Macan Kampus, Partai Bunderan, Partai Kampus Biru, Partai Sayang Mama, Partai Srikandi dan Partai  Boulevard.

Surat suara yang masuk total berjumlah 9931 buah. Menurut ketua Komisi PEMIRA UGM Dion Bagus Nugraha, sebagaimana dikutip dalam portal Jamaah Shalahuddin UGM, dibandingkan dengan jumlah suara masuk tahun lalu yakni sekitar tiga belas ribuan suara, jelas perolehan tahun ini relatif sedikit.

Menurut Dion, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, yakni karena sosialisasi PEMIRA yang sangat mepet dengan pelaksanaan pemungutan suara, terbatasnya Sumtnya ber Daya Manusia yang menangani PEMIRA dan animo maahasiswa UGM yang kurang terhadap PEMIRA ini. [] lara