Gaza, HMINEWS-  Koordinator para menteri luar negeri Uni Eropa Catherine Ashton mengkritik rezim Zionis yang tidak membuka blokade Jalur Gaza yang sudah berlangsung tiga tahun.

“Gaza tetap menjadi sumber keprihatinan  terbesar bagi saya,” kata Ashton (Senin, 22/11) saat berbicara atas nama para menteri luar negeri Uni Eropa (EU). “Pada saat ini, kami berpikir bahwa apa yang terjadi dengan Gaza tidak memuaskan, jumlah persediaan makanan  semakin tidak sesuai dengan tingkat kebutuhannya,” tambahnya.

Pada bulan Juni, Israel berjanji untuk melonggarkan pengepungan daerah pantai setelah pasukan komando Israel membunuh sembilan aktivis Pro-Palestina di perairan internasional yang mencoba untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat miskin di Gaza.

Pejabat Uni Eropa juga mendesak Tel Aviv untuk mengizinkan ekspor keluar dari Gaza dan membiarkan bahan konstruksi untuk bangunan sekolah di wilayah tersebut masuk.

“Hal ini mutlak bahwa perekonomian diperbolehkan untuk pulih dan bahwa orang-orang diperbolehkan untuk berinvestasi demi masa depan mereka,” kata Ashton.

Dia juga menyatakan keprihatinannya atas kegagalan perundingan langsung antara Israel dan otoritas Palestina, demikian sebagaiman situs berita Rohama melaporkan.

“Jangan herankan, jika sekarang banyak perhatian terhadap kurangnya kemajuan perundingan dan juga terhadap proses pelebaran pemukiman Israel yang  sekarang sedang berlangsung terus,” tandas Ashton. [] rohama/lara