Obama di Indonesia

HMINEWS.COM- Kontrak karya Freeport, Newmont, Blok Cepu dan sebagainya harus jadi perhatian pemerintah agar menegosiakan ulang kontrak  karya pertambangan yang adil bagi Indonesia.Selama ini AS terlalu banyak mengambil keuntungan dan menindas Indonesia. Beranikah SBY berunding ulang soal itu supaya adil?

Obama dan SBY dalam sorotan publik sekarang. Siapa yang bakal jadi jagoan untuk rakyat masing-masing?

Di mata Profesor Ilmu Politik, The Ohio State University, R William Liddle, kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia tak perlu dinilai terlalu berlebihan.

Sebab Liddle menilai, bagi Amerika, Indonesia bukanlah negara yang patut diperhitungkan di kancah global. Menurutnya, Indonesia mudah dilupakan oleh negara lain.

“Posisi Indonesia terletak jauh di bawah posisi Amerika dalam percaturan politik global masa kini. Di panggung dunia, Indonesia belum menjadi pemain sedang, apalagi besar. Lebih terperinci, sumber daya politik yang dimiliki Indonesia dan bisa dimanfaatkan untuk membantu atau melawan Amerika, tentu demi mengajukan kepentingan Indonesia sendiri, masih sangat sedikit dibandingkan dengan negara-negara lain. Kenyataan itu berarti bahwa Indonesia gampang dilupakan atau dikesampingkan pemain lain,” ujar Liddle dalam tulisannya berjudul ‘Makna Kunjungan Obama’ di harian Kompas, edisi 3 November 2010.

Meski Indonesia adalah negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, namun hal itu tidak berdampak banyak dan berpengaruh dibanding negara-negara Islam di Timur Tengah, bahkan dibanding Pakistan yang wilayah dan penduduknya lebih kecil.

“Indonesia adalah masyarakat Muslim terbesar di dunia serta negara demokratis terbesar ketiga, setelah India dan Amerika. Namun, hal itu tidak berimplikasi bahwa Indonesia berpengaruh di Timur Tengah, Asia Tengah dan Selatan, tempat tinggal sebagian besar umat Islam di dunia. Klaim banyak pengamat dan pejabat bahwa Indonesia adalah semacam role model, suri teladan, bagi kekuatan prodemokrasi di dunia Muslim sama sekali tidak bergema di negara-negara bersangkutan,” terang Liddle.

Seperti diberitakan, setelah sempat tertunda dua kali Presiden AS Barack Obama dipastikan akan datang ke Indonesia hari ini, Selasa (9/10/2010) hingga besok, Rabu (10/11/2010). Selama di Indonesia, Obama akan berkunjung ke Istana Merdeka, Masjid Istiqlal, Universitas Indonesia (UI) dan Taman Makam Pahlawan Kalibata.[]rima/dni