Orang Awam Saja Menilai Harga Saham KS Terlampau Murah, Seperti Kacang Goreng

HMINEWS.COM- Meski dikritik oleh sejumlah pihak, penawaran saham PT Krakatau Steel (Persero) akhirnya dibuka juga. Sekitar 3,15 miliar saham atau 20% dari total saham KS ditawarkan kepada publik mulai 2-4 November 2010.

Di lokasi penawaran umum saham perdana KS di gedung Bank Mandiri, Jalan Tanah Abang Timur No 1-2, sejak pukul 08.30 WIB telah tampak antrean puluhan investor ritel duduk mengantre memesan saham perusahaan baja pelat merah tersebut.

Di kantor cabang tersebut disediakan tenda khusus untuk tempat pendaftaran pemesanan saham bagi investor. Terdapat sekitar 116 kupon merah dan 119 kupon biru. Kupon tersebut merupakan nomor antrean investor. Kupon merah dibagikan bagi mereka yang datang terlebih dulu. Para investor kemudian dipanggil sesuai urutan nomor antrean.

Berdasarkan penelusuran, kebanyakan dari investor individu ini merupakan investor baru saham yang mencoba peruntungannya membeli sedikit saham dari BUMN produsen baja ini. Bahkan dalam penawaran saham ini tak terlihat adanya aktivitas joki saham yang biasanya sangat lazim tampak pada lokasi -lokasi penawaran saham perdana.

Salah satu investor, Hengki, mengaku telah tiba di tempat tersebut sejak pukul 08.45 WIB. Meski demikian, ia pesimis dirinya dapat membeli saham KS lantaran harga saham tersebut, bagi dia, kelewat murah.

“Kabarnya susah dapatnya. Makanya saya tidak terlalu optimistis juga bisa dapat beli sahamnya. Tetapi sebagai orang awam saja menurut saya harganya memang. sangat murah. Ibarat kacang goreng,” kata dia.

Padahal, menurut investor yang biasanya berinvestasi di Obligasi Ritel Indonesia (ORI) tersebut, dirinya sangat tertarik untuk membeli saham KS. “Ketertarikan saya membeli saham KS karena ini kan BUMN. Di Indonesia, BUMN bisnisnya cenderung monopoli dan hanya bisa disaingi oleh perusahaan dari luar,” terangnya.

Dirinya mengaku telah menyiapkan dana sebesar Rp50 juta untuk menebus saham KS demi investasi jangka panjang. “Sekaligus bantu kontribusi buat negara juga,” kata dia.[]MI/rima