Mahasiswa Teriakin Boediono “Antek Imperialis”. Perampok Bank Century Juga!!

HMINEWS- Meski pengamanan kedatangan Wakil Presiden super ketat, namun tak menciutkan nyali aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) untuk bersikap kritis. Mereka bahkan berani mendekati Wakil Presiden untuk berdemonstrasi.

Ceritanya tiga orang yang diperkirakan mahasiswa sudah menyiapkan aksi untuk kedatangan Wakil Presiden. Mereka sengaja menyusup saat Boediono usai membuka acara dan bersiap untuk masuk mobil untuk pulang.

Tiga orang ini keliatannya sudah berbagi tugas. Satu orang membawa tas backpacker yang dibawa di depan dada. Tas ini dibawa dengan kondisi resleting terbuka. Sedangkan satu teman bertugas mengambil spanduk dan kemudian membentangkannya.

Namun belum sempat spanduk dibentangkan mereka telah ditangkap oleh Paspampres. Dua orang Paspampres ternyata sudah menguntit mereka bertiga dari belakang. Meski gagal membentangkan spanduk, namun mereka sempat meneriaki “Boediono Antek Imperialis…” Dua dari tiga mahasiswa tersebut akhirnya diseret Paspampres.

Dua mahasiswa itu adalah Hendrik Mahasiswa Universitas Airlangga dan Agus mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. “Kejadiannya sangat cepat. Mereka berada tak jauh di depan saya,” kata Arif, jurnalis yang melihat kejadiannya langsung, Jumat (26/11/2010).

Saat ini mereka sedang di interogasi pihak Paspampres bersama dengan kepolisian. Awalnya mereka diperiksa di ruang panitia. Namun kemudian mereka digiring masuk di rest room Grand City.

Pada saat digiring, mereka disoraki oleh peserta kongres bak pahlawan. Membalas sorakan tersebut Agus dan Hendrik berteriak lantang. “Hidup GMNI…”.[]okz/dni