London, HMINEWS- Lebih dari 100 siswa dari College of Law, London Moorgate, menghadiri kuliah umum Munir Memorial Lecture di Inggris (10/11/2010). Janda aktivis yang dibunuh secara misterius tersebut, Suciwati, hadir berbicara.

Mbak Suci mengatakan perjuangannya untuk keadilan bukan hanya tentang Munir, yang telah diracun dalam penerbangan Garuda Indonesia menuju ke Amsterdam, tetapi ditujukan untuk semua orang Indonesia yang mengalami ketidakadilan.

Di bawah sponsor Tapol yang berada di Inggris, Suciwati datang ke negara tersebut dengan Rafendi Djamin, direktur eksekutif dari Human Rights Working Group (HRWG), sebuah koalisi LSM Indonesia.

Mereka itu dijadwalkan akan bertemu dengan parlemen Inggris, demikian sebagaimana dilaporkan kantor berita Antara hari Kamis lalu.

Rafendi mengatakan kuliah umum adalah bagian dari rangkaian acara akademik Munir. Dia mengatakan, banyak orang percaya kasus Munir itu belum selesai.

Turut serta berbicara pada kuliah umum tersebut adalah Geoffrey Robertson, penulis buku “Kejahatan Terhadap Kemanusiaan: Perjuangan untuk Keadilan Global.” Dia berbicara mengenai dimensi internasional dari kasus Munir. [] JP/lara