Diketiak Pa Beye Ada BEM Nusantara

HMINEWS- Kehadiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam acara temu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara di Papua, diprotes kelompok mahasiswa lainnya. Pertemuan itu membuat mahasiswa tidak kritis dan cenderung merapat pada kekuasaan. BEM UI juga menuding kalau BEM Nusantara berada dibawak ketiak SBY artinya separuh kegiatannya dikendalikan penguasa.

Pandangan itu diutarakan juru bicara BEM Universitas Indonesia, Ilham. “BEM UI tidak diundang pada pertemuan tersebut. Tapi dari hasil pertemuan menandakan mahasiswa tidak kritis lagi,” ucap Ilham Jakarta, Senin (22/11/2010).

Menurut dia, SBY hanya berhasil membujuk mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara yang isinya adalah mahasiswa swasta dan perguruan tinggi negeri. Sedangkan BEM UI dan beberapa perguruan tinggi bergabung dalam BEM Seluruh Indonesia. “Kalaupun ada pertemuan, harus tetap kritis. Tidak seperti menjilat. Seperti mahasiswa sudah ada di ketiak SBY,” tegas dia.

Senin, (22/11/2010), SBY turut menghadiri pembukaan acara yang digelar BEM se-Nusantara. Saat itu, lagu ciptaan SBY turut menggema di Aula Universitas Cendrawasih (Uncen), Jayapura, Papua. Lagu Ku Yakin Sampai di Sana dinyanyikan kelompok paduan suara dalam acara Temu BEM se-Nusantara.

Presiden hadir tept waktu, pada pukul 10.00 WIT. Tema acaranya “Mewujudkan Komitmen dan Konsisten Mahasiswa se-Nusantara demi terciptanya masyarakat yang adil dan makmur dalam bingkai NKRI.”

Acara ini juga dihadiri sejumlah menteri dari jajaran KIB II, antara lain, Mendiknas Mohammad Nuh, Mensesneg Sudi Silalahi, Menseskab Dipo Alam, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Keuangan Agus Martowardoyo, dan Menteri Perhubungan Freddy Numberi.[]inl/ian