Benarkah Gayus dan Ical Bertemu di Bali?

HMINEWS.COM- Sosok mirip tersangka kasus mafia pajak Gayus HP Tambunan, yang tertangkap kamera wartawan saat menonton pertandingan tenis internasional di Nusa Dua, Bali, Jumat, 4 November 2010, terus jadi perbincangan. Terlebih saat itu Aburizal Bakrie (Ical), politisi yang juga pemilik Grup Usaha Bakrie, diketahui juga hadir di lokasi yang sama keesokan harinya.

Sejumlah pihak lantas mengaitkannya dengan kasus pajak PT Kaltim Prima Coal (KPC) yang membelit Grup Bakrie, sekaligus menjadi penyebab mantan pegawai Ditjen Pajak itu mendekam di tahanan.

Gayus sendiri hari ini, Selasa, 9 November 2010, telah membantah bahwa yang tertangkap kamera itu adalah dirinya. Ia bersikeras sama sekali tidak keluar dari ruang tahanan, di Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Namun sejumlah pihak amat yakin bahwa sosok yang ada dalam foto tersebut adalah Gayus. Dia duduk di antara ratusan penonton di tribun ekonomi, dengan kacamata tebal, berkaos biru dibalut switter. Meski dari potongan rambut tampak beda, namun banyak pihak mengatakan bisa saja Gayus mengenakan wig.

Ditambah lagi, keesokan harinya, Sabtu, 5 November 2010, diketahui Ical juga hadir menonton pertandingan tenis dunia itu. Pengusaha papan atas ini juga duduk di tribun ekonomi. Kehadirannya diketahui setelah mantan Ketua Umum KONI, Agum Gumelar yang duduk di tribun VIP menyapanya.

Kesamaan momen ini mengingatkan orang pada kasus pajak KPC yang sedang membelit Grup Bakrie. Pada Rabu, 3 November 2010, Pengadilan Pajak baru saja mengalahkan gugatan PT Bumi Resources Tbk (induk usaha KPC) atas Ditjen Pajak. Termasuk pula pengakuan Gayus soal aliran dana sejumlah Rp 5 miliar ke rekeningnya, yang diakui sebagai uang jasa pengurusan pajak KPC.

Banyak orang menduga, kalau yang difoto itu benar Gayus, bisa jadi tersangka mafia pajak itu sedang melakukan pertemuan dengan Ical di Pulau Dewata. Kalau pertemuan itu benar terjadi, mungkin pula yang dibicarakan seputar upaya KPC menghadapi penyidikan Ditjen Pajak.

Sementara itu pihak Mabes Polri telah memeriksa sembilan petugas yang menjaga ruang tahanan Gayus. Sampai sejauh ini menurut Mabes Polri tidak ditemukan indikasi bahwa Gayus sempat berkeliaran di luar tahanan. []tambang/dni