Awas, Ada Agenda Terselubung di Balik Kunjungan Obama

HMINEWS.COM- Kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia diduga tidak hanya sekedar untuk melakukan kerjasama komprehensif antarkedua negara. Sejumlah pihak menilai ada agenda terselubung dari kunjungan Presiden Negeri Paman Sam tersebut, di antaranya untuk lebih menancapkan kuku-kuku kapitalismenya di bumi Indonesia.

Dialog antar agama yang akan dilakukan Obama di masjid Istiqlal dan Universitas Indonesia merupakan upaya untuk melegitimasi ideologi kapitalisme yang dianut Amerika.

Misi terselubung dari agenda ini adalah untuk memperjelas sikap Amerika terhadap dunia Islam, bahwa Islam tidak bertentangan dengan demokrasi.
Sedang hubungan kerjasama yang ditawarkan Amerika terhadap Indonesia di bidang militer merupakan upaya Amerika agar Indonesia dapat keluar dari embargo pelatihan militer dan suku cadang senjata.

Semua misi terselubung kedatangan Obama itu dibeberkan dalam orasi ilmiah DR Andi Azikin, tokoh intelektual Muslim Hitbut Tahrir Indonesia, di gedung Syahida UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Senin (8/11/2010).

“Kerjasama ekonomi dengan Amerika hanya akan membuka keran perdagangan bebas di Indonesia sekaligus mengokohkan dan mengamankan aset-aset Amerika di Indonesia. Seperti pertambangan Freeport dan Exxon Mobile,” terang Azikin, dalam orasinya.

Begitupun dengan kerjasama dibidang pendidikan dan kesehatan. Agenda besar Amerika dibidang pendidikan adalah untuk mendidik kader-kader Amerika berkebangsaan Indonesia di Amerika untuk membela nilai-nilai kapitalisme dan demokrasi yang dianutnya. Sedang dibidang kesehatan, Amerika bermaksud melanjutkan Namru di Indonesia.

“Isu terorisme di Indonesia juga merupakan modus Amerika untuk mengetahui kondisi dan kemampuan pergerakan Islam Ideologis yang memperjuangkan syariat Islam,” tambah Azikin.

Misi terselubung lain yang sangat merugikan Indonesia dari hasil kerjasama komprehensif dengan Amerika adalah semakin tidak tersentuhnya kepentingan Amerika serikat di Indonesia. Seperti UU Migas, Pertambangan dan Kesehatan yang dinilai hanya menguntungkan kepentingan Amerika ketimbang kepentingan nasional Indonesia.[]ach/OZ/dni