Presiden Susilo Bambang Yudhoyno

HMINEWS- Presiden Susilo Bambang Yudhoyno mengingatkan mengenai pentingnya pengelolaan utang luar negeri. Hal ini mengingat beberapa negara Eropa yang salah dalam pengelolaan utang, sehingga menyeret pada krisis keuangan.

“Mari kita petik pelajaran dari negarqa sahabat yang sekarang mengalami krisis ekonomi, termasuk krisis keuangan di negara masing-masing yang dipicu oleh situasi anggaran mereka,” terang SBY di Jakarta, Kamis (25/11).

Presiden mencontohkan Irlandia yang saat ini terserat dalam krisis, bahkan juga beberapa negara Eropa. Irlandia telah mendapatkan bailout yang jumlahnya ratusan triliun.

Untuk itulah Presiden menegaskan pengelolaan utang luar negeri harus tepat dengan jumlah yang rasional sehingga tidak menimbulkan beban bagi negara.

“Seraya jangka menengah dan panjang kita perbaiki rasio utang terhadap GDP tahun demi tahun berkembang positif, termasuk kita harus memiliki kebijakan pinjaman luar negeri yang tepat,” kata Presiden.

Prediden mengatakan jangan membiasakan diri atau senang bagi para eksportir, apabila mendapatkan fasilitas kredit ekspor. Sesungguhnya hal tersebut termasuk ke dalam utang luar negeri.(MI/dni)